Tenaga Medis Akan Dapat Tower Khusus di Wisma Atlet Kemayoran

Kompas.com - 20/03/2020, 15:11 WIB
Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2020). Untuk penanganan virus corona pemerintah tengah menyiapkan pemanfaatan Wisma Atlet Kemayoran sebagai lokasi karantina, observasi dan isolasi ODP Covid-19. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOWisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2020). Untuk penanganan virus corona pemerintah tengah menyiapkan pemanfaatan Wisma Atlet Kemayoran sebagai lokasi karantina, observasi dan isolasi ODP Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, empat tower Wisma Atlet Kemayoran akan digunakan untuk penanganan pasien virus corona.

Di tower pertama, akan digunakan secara khusus untuk para tenaga medis yang bertugas menangani pasien corona di Wisma Atlet Kemayoran.

“Karena kita juga penting untuk melindungi mereka (tenaga medis), harus cukup istirahat, peralatannya ada dan lain-lain,” ujar Erick dalam video conference dengan wartawan, Jumat (20/3/2020).

Baca juga: Wisma Atlet untuk Isolasi Pasien Corona, Sri Mulyani Koordinasi dengan BNPB

Selanjutnya, di tower tiga akan digunakan sebagai posko bagi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 atau corona.

“Di tower 3 ada posko gugus, karena ini yang jadi pimpinan dalam proses ini semua, tidak hanya di wisma atlet, (tapi) juga dalam tangani perang untuk covid-19,” kata Erick.

Kemudian, akan ada dua tower khusus yang akan digunakan untuk menampung, sekaligus ruang perawatan bagi pasien corona.

“Nah di tower 6 dan 7 itu akan kita fokuskan untuk tadi para pasien. (Fasilitasnya) ada ICU, ruang refreshing, ruang rawat dan tentunya di 6 itu khusus juga ruang rawat inap pasien. Pintunya juga hanya dua, di-lock karena ini penting kita jaga juga,” ucap dia.

Baca juga: Apindo Klaim RS Swasta Tolak Pasien Corona Karena Urusan Bisnis

Sebelumnya, Pemerintah memutuskan Wisma Atlet Kemayoran dapat digunakan sebagai Rumah Sakit Darurat Corona (Covid-19).

Dari seluruh 10 menara yang berada di kompleks Wisma Atlet, hanya empat menara yang akan digunakan, yakni Tower 1, 3, 6, dan 7.

Seluruh menara tersebut akan dimanfaatkan dengan fungsi berbeda. Tower 1 misalnya, digunakan sebagai ruangan khusus bagi petugas medis.

Baca juga: Erick Thohir Buka Lowongan Relawan untuk Perangi Corona, Minat?

Lantai 1-24 dari bangunan tersebut berkapasitas 650 unit dan dapat menampung maksimum 1.750 orang.

Selanjutnya di Tower 3 dari lantai 1-24 rencananya difungsikan sebagai Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Total ruangan di menara ini sebanyak 650 orang dan bisa menampung maksimum 1.750 orang.

Kemudian, untuk Tower 6, akan digunakan utuh sebagai ruang rawat inap pasien.

Bangunan ini memiliki kapasitas 650 unit. Satu kamar diperkirakan bisa menampung dua hingga tiga orang. Dengan demikian, gedung tersebut bisa menampung 1.750 orang.

Kemudian Tower 7 akan digunakan untuk beberapa fungsi. Bangunan tersebut memiliki kapasitas 886 unit.

Dengan demikian, jika satu unitnya bisa menampung dua hingga tiga orang, maka kapasiitas totalnya bisa mencapai 2.458 pasien.

Baca juga: Rupiah Tembus Rp 16.000, Investor Nilai Pemerintah Lambat Tangani Corona

Lantai satu di gedung 7, dimanfaatkan sebagai Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sementara lantai dua digunakan untuk Intensive Care Unit (ICU).

Lalu lantai tiga dimanfaatkan sebagai ruang refreshing. Sedangkan lantai empat hingga 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien.

Baca juga: Erick Thohir Instruksikan BUMN Alokasikan CSR untuk Pengadaan Alkes di Wisma Atlet



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X