KILAS

Hadapi Pandemi Covid-19, Kementan Gandeng Pemasok dan Produsen untuk Jamin Ketersediaan Pangan

Kompas.com - 20/03/2020, 15:50 WIB
Penandatanganan Kesepakatan antara Kementan, Pemasok, dan Produsen Pangan dalam rangka menghadapi pandemi virus corona dan HKBN 2020 Dok. Kementerian PertanianPenandatanganan Kesepakatan antara Kementan, Pemasok, dan Produsen Pangan dalam rangka menghadapi pandemi virus corona dan HKBN 2020

KOMPAS.comKementerian Pertanian (Kementan) menandatangani kesepakatan bersama pemasok dan produsen pangan tentang ketersediaan, stabilisasi pasokan, dan harga pangan di Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Langkah itu adalah salah satu upaya Kementan menjaga ketersediaan, stabilitas pasokan, dan haga komoditas pangan strategis di tengah pandemi coronavirus disease (Covid-19).

Upaya tersebut juga berlaku untuk mengantisipasi datangnya hari besar keagamaan dan nasional (HBKN) 2020.

Ruang lingkup kesepakatan meliputi 11 komoditas pangan pokok, yakni beras, jagung, daging ayam, daging sapi, telur, minyak goreng, gula pasir, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih.

Baca juga: Stok Gula Pasir dan Telur Masih Cukup, Kementan Imbau Masyarakat Tidak Panik

Beberapa pemasok dan produsen komoditas pangan yang menandatangani kesepakatan itu, yakni PT Food Station, PT Datu Nusantara Agribisnis, PT Asian Agro, PT Musim Mas, Perpadi, PT Wilmar Nabati, PTPN Holding Company, dan PT Makassar Tenee.

Ada pula PT Permata Dunia Sukses Utama, PT Binagloria Enterprindo, Poktan Kembang Sari, Asosiasi Champion Cabai Jateng, Gabungan Usaha Pembibitan Unggas, PT Duta Putra Perkasa, PT Suri Nusantara Jaya, dan PT Berkat Mandiri Prima.

“Penandatanganan ini sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo,” kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi dalam keterangan tertulis.

Ia melanjutkan, penandatanganan kesepakatan itu bertujuan agar semua pihak menjalin kerja sama dan sinergi menjaga pangan, terutama menghadapi wabah corona dan HBKN.

Baca juga: Mentan Nyatakan Stok Beras pada Masa Penanganan Covid-19 Aman

Sementara itu, Direktur Jenderal Perkebunan Kasdi Subagyo yang mewakili Mentan dalam penandatanganan itu mengapresiasi produsen dan pemasok atas komitmen menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan.

“Ini tugas bersama untuk negara dan bangsa dalam menyediakan pangan yang cukup bagi 267 juta orang,” kata Kasdi.

Ia melanjutkan, ketersediaan komoditas pangan pokok strategis memang cukup. Namun, distribusi dan stabilitas harga membutuhkan peran semua pihak, terutama pemasok.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tol Layang Japek Ganti Nama, Ingat Lagi Nama Jalan Jokowi di Abu Dhabi

Tol Layang Japek Ganti Nama, Ingat Lagi Nama Jalan Jokowi di Abu Dhabi

Whats New
Bandara Pekon Serai Resmi Berubah Nama Jadi Muhammad Taufik Kiemas

Bandara Pekon Serai Resmi Berubah Nama Jadi Muhammad Taufik Kiemas

Whats New
Menhub: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lompatan Teknologi Indonesia

Menhub: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lompatan Teknologi Indonesia

Whats New
[POPULER MONEY] Modal dan Syarat Buka Indomaret | Seleksi CPNS 2021 Dibuka Mei

[POPULER MONEY] Modal dan Syarat Buka Indomaret | Seleksi CPNS 2021 Dibuka Mei

Whats New
Gempa Malang, Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan Elpiji Aman

Gempa Malang, Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan Elpiji Aman

Whats New
Investor Terbesar Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dirikan Kantor Pusat di Indonesia

Investor Terbesar Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dirikan Kantor Pusat di Indonesia

Whats New
Tol Layang Japek Akan Tutup Sementara untuk Ganti Nama Jadi Sheikh MBZ

Tol Layang Japek Akan Tutup Sementara untuk Ganti Nama Jadi Sheikh MBZ

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Brezel, Roti Terpopuler dari Jerman | Japanese Milk Bread, Roti Unyu Menggiurkan

[KURASI KOMPASIANA] Brezel, Roti Terpopuler dari Jerman | Japanese Milk Bread, Roti Unyu Menggiurkan

Rilis
Meski Kinerja Keuangan Merugi Pada 2020, PGN Masih dalam Kondisi Baik

Meski Kinerja Keuangan Merugi Pada 2020, PGN Masih dalam Kondisi Baik

Whats New
Di Tengah Pandemi, PGN Sukses Tuntaskan Penugasan dari Pemerintah

Di Tengah Pandemi, PGN Sukses Tuntaskan Penugasan dari Pemerintah

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Susah Move On dari Mantan? Belajarlah dari Petugas SPBU | 5 Cara Move On dari Mantan agar Prosesnya Lancar Luncur

[KURASI KOMPASIANA] Susah Move On dari Mantan? Belajarlah dari Petugas SPBU | 5 Cara Move On dari Mantan agar Prosesnya Lancar Luncur

Rilis
Kadin Dorong Peran Asosiasi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Pasca Covid-19

Kadin Dorong Peran Asosiasi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Pasca Covid-19

Whats New
Sepekan Terakhir, IHSG Menguat Tipis 0,98 Persen

Sepekan Terakhir, IHSG Menguat Tipis 0,98 Persen

Whats New
GeNose Tersedia di Bandara Ngurah Rai, Tarif Rp 40.000

GeNose Tersedia di Bandara Ngurah Rai, Tarif Rp 40.000

Whats New
1.275.387 Formasi ASN 2021 Resmi Dibuka, Ini Rinciannya

1.275.387 Formasi ASN 2021 Resmi Dibuka, Ini Rinciannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X