Pelaku UKM Harap Bank Tak Persulit Restrukturisasi Kredit

Kompas.com - 20/03/2020, 16:50 WIB
Ilustrasi bank Thinkstockphotos.comIlustrasi bank
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) meminta stimulus kredit yang diberikan ke pelaku usaha bisa segera berjalan efektif. 

Salah satu pelaku UKM dibidang furniture yaitu Astriani berharap stimulus pengajuan restrukturisasi kredit tidak dipersulit bank.

"Saya kemarin mau mengurus restrukturisasi untuk pengajuan kredit prosesnya lama banget," ujarnya saat dihubungi Kompas com, Jumat (20/3/2020).

Baca juga: Erick Thohir Galang Bantuan dari Pengusaha untuk Tangani Corona

Astriani mengatakan datang ke kantor bank BUMN untuk memgurus restrukturisasi kredit. Namun penggunaan NPWP suaminya ditolak dengan alasan tidak aktif.

Ia lantas menggunakan NPWP sendiri, namun Astriani merasa bank masih saja mempersulitnya. Padahal ia merasa sudah patuh membayar pajak.

"Mereka (bank) bilang harus nunggu keputusan dari Kanwil mereka. Menunggu keputusan itu lama kan ini sampai sekarang masih belum selesai-selesai," kata dia.

Astriani berharap pemerintah atau pihak terkait melakukan pengecekan jalannya stimulus di level bawah atau bank, sehingga pelaku usaha bisa langsung merasakan manfaatnya.

Baca juga: Karyawan Positif Corona, Bank Permata Tutup Sementara Kantor Pusat

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga telah mengeluarkan stimulus melalui Peraturan OJK (POJK) tentang stimulus perekonomian nasional di tengah wabah viru corona.

Salah satu stimulus tersebut yakni bank dapat melakukan restrukturisasi untuk seluruh kredit/pembiayaan tanpa melihat batasan plafon kredit atau jenis debitur, termasuk debitur UMKM.

Kualitas kredit/pembiayaan yang dilakukan restrukturisasi ditetapkan lancar setelah direstrukturisasi.

Baca juga: Erick Thohir: 31 Maret, 4,7 Juta Masker Buatan BUMN Siap Diedarkan

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tata Cara Lengkap Refund Dana Haji Reguler, Khusus, serta Pelimpahan Porsi

Tata Cara Lengkap Refund Dana Haji Reguler, Khusus, serta Pelimpahan Porsi

Whats New
Luhut Minta Menkes Pelopori Protokol untuk Pelaku Usaha Jelang New Normal

Luhut Minta Menkes Pelopori Protokol untuk Pelaku Usaha Jelang New Normal

Whats New
IHSG dan Rupiah Hari Ini Diprediksi Bakal Rally

IHSG dan Rupiah Hari Ini Diprediksi Bakal Rally

Whats New
Jaga Kelangsungan Usaha di Masa Pandemi, Menaker Terbitkan Surat Edaran

Jaga Kelangsungan Usaha di Masa Pandemi, Menaker Terbitkan Surat Edaran

Whats New
Pemerintah Tambah Subsidi Bunga, Ini Syarat UMKM Bisa Mendapatkan Relaksasi KUR

Pemerintah Tambah Subsidi Bunga, Ini Syarat UMKM Bisa Mendapatkan Relaksasi KUR

Whats New
Pertama Kalinya dalam 29 Tahun, Australia Mengalami Resesi

Pertama Kalinya dalam 29 Tahun, Australia Mengalami Resesi

Whats New
Luhut: Pasca Pandemi, Pemerintah Fokus Hilirisasi Minerba

Luhut: Pasca Pandemi, Pemerintah Fokus Hilirisasi Minerba

Whats New
Perusahaan Wajib Daftarkan Pekerjanya di Program Tapera Paling Lambat 2027

Perusahaan Wajib Daftarkan Pekerjanya di Program Tapera Paling Lambat 2027

Whats New
[POPULER MONEY] Luhut Tantang Pengritik Utang Negara | Tagihan Listrik Raffi Ahmad

[POPULER MONEY] Luhut Tantang Pengritik Utang Negara | Tagihan Listrik Raffi Ahmad

Whats New
Upah Maksimal Rp 8 Juta Berhak Ajukan Pembelian Rumah Melalui Program Tapera

Upah Maksimal Rp 8 Juta Berhak Ajukan Pembelian Rumah Melalui Program Tapera

Whats New
New Normal, Maskapai Diminta Tutup Fasilitas Toilet Pesawat Selama Penerbangan

New Normal, Maskapai Diminta Tutup Fasilitas Toilet Pesawat Selama Penerbangan

Whats New
Tembus Pasar Eropa, Ini Kelebihan Kacang Tanah Lurik Asal NTT

Tembus Pasar Eropa, Ini Kelebihan Kacang Tanah Lurik Asal NTT

Whats New
Holding BUMN Perkebunan Targetkan Produksi 1 Juta Ton Gula

Holding BUMN Perkebunan Targetkan Produksi 1 Juta Ton Gula

Whats New
Pemerintah Alokasikan Rp 52,27 Triliun bagi 12 BUMN,  Untuk Apa?

Pemerintah Alokasikan Rp 52,27 Triliun bagi 12 BUMN, Untuk Apa?

Whats New
Tagihan Listrik Rumah Raffi Ahmad Rp 17 Juta Per Bulan, Ini Kata PLN

Tagihan Listrik Rumah Raffi Ahmad Rp 17 Juta Per Bulan, Ini Kata PLN

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X