Ekonomi Diterpa Corona, Erick Thohir: Insya Allah Ada Jalan

Kompas.com - 20/03/2020, 18:32 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/12/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakui wabah corona memberi dampak negatif bagi ekonomi termasuk ke keuangan perusahaan pelat merah.

Atas dasar itu, dia dapat menerima jika perusahaan BUMN merugi pada tahun ini.

“Memang kita harus siap rugi. Tapi bukan rugi-rugian, karena kondisinya seperti ini,” ujar Erick dalam video conference dengan wartawan, Jumat (20/3/2020).

Kendati begitu, Erick akan menyiapkan sejumlah langkah agar kondisi keuangan BUMN tak memburuk.

Baca juga: Sri Mulyani Siapkan Rp 6,1 Triliun untuk Insentif Tenaga Medis Corona

“Kita terus menjaga, melakukan fast track kepada perusahaan BUMN yang terdampak, Insya Allah ada jalan,” kata Erick.

Erick berkeyakinan perekonomian Indonesia bisa bangkit seperti sedia kala. Namun, hal tersebut membutuhkan waktu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Insya Allah ada jalan karena saya yakin Indonesia ini adalah negara besar, kita negara kuat, meskipun memang memerlukan waktu beberapa bulan ke depan,” ucap dia.

Sepanjang pekan ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami pelemahan yang signifikan.

Baca juga: Erick Thohir Galang Bantuan dari Pengusaha untuk Tangani Corona

Dalam sepekan indeks acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) ini sudah melorot 17,78 persen, atau dalam satu bulan, indeks IHSG anjlok hampir 32 persen.

Hal tersebut juga terjadi pada rupiah yang terpantau masuk rekor terendah selama 22 tahun. Rupiah pagi ini terperosok ke level Rp 16.038 per dollar AS.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan bakal segera meluncurkan paket kebijakan stimulus tahap tiga. Paket stimulus tersebut dimaksudkan untuk melawan dampak merebaknya virus corona terhadap perekonomian.

Baca juga: Erick Thohir: 31 Maret, 4,7 Juta Masker Buatan BUMN Siap Diedarkan

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menjelaskan, salah satu fokus paket stimulus ketiga adalah untuk mendukung pembatasan sosial atau social distancing.

"Ini lanjutan dengan dasarnya pada evaluasi stimulus 1 dan 2 kemarin," ujar dia di Jakarta, Selasa (17/3/2020). 

Namun demikian, Susi masih enggan memberikan rincian lebih lanjut mengenai paket kebijakan stimulus tersebut.

Baca juga: Erick Thohir Buka Lowongan Relawan untuk Perangi Corona, Minat?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.