Cerita Warren Buffett Kerja dari Rumah akibat Corona, Apa Kesannya?

Kompas.com - 21/03/2020, 06:47 WIB
Warren Buffett. Krista Kennell/Shutterstock.comWarren Buffett.

NEW YORK, KOMPAS.com - Banyak perusahaan di dunia memberlakukan kebijakan kerja dari rumah bagi para pegawainya. Kebijakan ini guna menurunkan risiko penyebaran virus corona.

Investor kawakan dan orang terkaya keempat di dunia Warren Buffett pun turut bekerja dari rumah, lantaran Berkshire Hathaway, perusahaan yang didirikannya menerapkan kebijakan itu.

Meski harus kerja dari rumah, rupanya Buffett tidak membiarkan kekhawatiran mengenai virus corona mengganggu rutinitas hariannya.

Baca juga: Harga Saham Berguguran akibat Corona, tetapi Warren Buffett Tetap Berinvestasi

Karena kerja dari rumah, Buffett mengaku minum lebih banyak Coca Cola. Minuman soda tersebut diketahui merupakan minuman favorit Buffett.

"Yah, sejujurnya saya minum lebih banyak Coca Cola," ujar Buffett dalam sebuah wawancara, seperti dikutip dari CNBC, Ssbtu (21/3/2020).

Pada tahun 1988, Buffett membeli saham Coca Cola senilai lebih dari 1 miliar dollar AS. Hingga saat ini pun, saham Coca Cola menjadi salah satu portofolio terbesar bagi Berkshire Hathaway.

Buffett sendiri mengaku minum beberapa kaleng Coca Cola dalam sehari.

"Saya seperempat Coca Cola," guraunya.

Baca juga: Warren Buffett Lebih Suka Membayar secara Tunai, Apa Alasannya?

Beberapa pekan lalu, Buffett belum memutuskan apakah akan bekerja dari rumah. Ia pun belum lama ini masih bekerja dari kantor pusat Berkshire Hathaway di Omaha, Nebraska.

Halaman:


Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank Mandiri Berencana Terbitkan Green Bonds 300 Miliar Dollar AS Tahun Ini

Bank Mandiri Berencana Terbitkan Green Bonds 300 Miliar Dollar AS Tahun Ini

Whats New
Terapkan Merit Sistem dan Reformasi Birokrasi, Kemnaker Raih Predikat “Baik” dari KASN

Terapkan Merit Sistem dan Reformasi Birokrasi, Kemnaker Raih Predikat “Baik” dari KASN

Rilis
Pertama Kali, Kapal Tol Laut Bersandar di Pelabuhan Depapre

Pertama Kali, Kapal Tol Laut Bersandar di Pelabuhan Depapre

Rilis
Kemenaker Targetkan 500.000 Tenaga Kerja Terampil Dukung 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Kemenaker Targetkan 500.000 Tenaga Kerja Terampil Dukung 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Whats New
Indonesia Produsen Kopi Terbesar ke-4 di Dunia, tetapi Ekspornya Kalah dari Swiss

Indonesia Produsen Kopi Terbesar ke-4 di Dunia, tetapi Ekspornya Kalah dari Swiss

Whats New
Meterai Rp 10.000 Sudah Didistribusikan, Begini Tampilannya

Meterai Rp 10.000 Sudah Didistribusikan, Begini Tampilannya

Rilis
Diminta BI Turunkan Suku Bunga, Ini Respons Bank Mandiri

Diminta BI Turunkan Suku Bunga, Ini Respons Bank Mandiri

Whats New
Ada Rencana Bangun Bank Digital, Bank Mandiri Pilih Jalur Organik

Ada Rencana Bangun Bank Digital, Bank Mandiri Pilih Jalur Organik

Whats New
LPS: Suku Bunga Simpanan Perbankan Diproyeksi Terus Turun

LPS: Suku Bunga Simpanan Perbankan Diproyeksi Terus Turun

Whats New
Sandiaga: Rp 150 Triliun Keluar RI Tiap Tahun karena Kita Asyik Berlibur ke Negara Lain

Sandiaga: Rp 150 Triliun Keluar RI Tiap Tahun karena Kita Asyik Berlibur ke Negara Lain

Whats New
Bank Mandiri Perkirakan 10-11 Persen Debitur Restrukturisasi Gagal Bayar

Bank Mandiri Perkirakan 10-11 Persen Debitur Restrukturisasi Gagal Bayar

Whats New
Lewat Platform Ini, UMKM Bisa Belajar Mengembangkan Bisnis Secara Digital

Lewat Platform Ini, UMKM Bisa Belajar Mengembangkan Bisnis Secara Digital

Whats New
Konsumsi BBM Diproyeksi Turun Terus, Ini Strategi Pertamina

Konsumsi BBM Diproyeksi Turun Terus, Ini Strategi Pertamina

Whats New
Erick Thohir Minta Semua Pihak Tinggalkan Ego Sektoral di Tengah Pandemi

Erick Thohir Minta Semua Pihak Tinggalkan Ego Sektoral di Tengah Pandemi

Whats New
Klarifikasi Calon Petahana Dewan Pengawas Soal Dugaan Nepotisme di BPJS Ketenagakerjaan

Klarifikasi Calon Petahana Dewan Pengawas Soal Dugaan Nepotisme di BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X