Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mulai Besok, Wisma Atlet Bisa Digunakan untuk RS Darurat Pasien Corona

Kompas.com - 22/03/2020, 14:19 WIB
Akhdi Martin Pratama,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan Wisma Atlet Kemayoran sudah bisa dioperasikan menjadi rumah sakit darurat bagi pasien penderita Covid-19 atau corona mulai Senin (23/3/2020).

“BUMN akan mensuplai kebutuhan-kebutuhan RS Darurat Penanganan Covid-19 ini, baik peralatan kesehatan, obat-obatan, alat pelindung diri dan masker. Selain itu, untuk kebutuhan komunikasi, kami juga sudah menyiapkan jaringan telekomunikasi hingga 500 MB,” ujar Erick dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/3/2020).

Erick menjelaskan, saat sudah beroperasi, Wisma Atlet Kemayoran akan dibagi menjadi tiga zona, yakni zona hijau, kuning dan merah.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona di Kapal, Ini yang Dilakukan Pelni

Zona hijau, berada di Tower 1 dan akan diisi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Hanya orang yang berkepentingan yang bisa memasuki daerah ini.

Zona kuning berada di Tower 3 dan akan diisi oleh Dokter, Perawat dan Petugas Paramedis lainnya.

Zona merah berada di Tower 6-7 adalah RS Darurat Penanganan Covid-19. Hanya mereka yang menggunakan APD lengkap yang bisa masuk ke zona ini selain pasien.

Baca juga: Pemerintah Diminta Tekan Perusahaan Ikuti Anjuran Kerja dari Rumah

Dokter-dokter yang akan bekerja di RS darurat gabungan dokter dari berbagai instansi, dari Kementerian Kesehatan, TNI/Polri, BUMN dan lain-lain.

“Percayalah, kalau kita semua mau bersatu, insya Allah apapun bisa kita lalui dengan baik," kata Erick.

Ia juga mengapresiasi setinggi-tingginya semua pihak yang sudah bergerak cepat membantu Pemerintah untuk mewujudkan RS Darurat pasien corona.

Baca juga: Cegah Corona, PLN Minta Masyarakat Bayar Listrik Secara Online

 

"Semoga upaya kita semua ini diridhoi Yang Maha Kuasa dan dapat menekan laju pandemi Covid-19 di Indonesia. Insya Allah selalu ada jalan,” ucapnya.

Sebelumnya, Erick Thohir mengatakan, 4,7 juta masker akan selesai diproduksi di akhir Maret 2020.

Masker-masker tersebut diproduksi oleh perusahaan BUMN dan akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Baca juga: Erick Thohir Instruksikan BUMN Alokasikan CSR untuk Pengadaan Alkes di Wisma Atlet

“BUMN farmasi terus produksi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan yang kita bisa. Contoh misalnya masker, itu insyaallah 31 Maret akan tersedia 4,7 juta masker (siap diedarkan),” ujar Erick dalam video conference dengan wartawan, Jumat (20/3/2020).

Erick pun mengakui, bahan baku masker tersebut masih impor dari negara lain. Namun, dia tak mau menjelaskan negara mana yang telah memasok bahan baku masker itu.

Baca juga: Ekonomi Diterpa Corona, Erick Thohir: Insya Allah Ada Jalan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com