Tutup Gerai di 2 Negara akibat Corona, Starbucks Pastikan Karyawan Dapat Upah

Kompas.com - 23/03/2020, 09:47 WIB
Ilustrasi toko kopi Starbucks. newsela.comIlustrasi toko kopi Starbucks.

NEW YORK, KOMPAS.com - Perusahaan waralaba kedai kopi Starbucks menutup sebagian besar gerainya di Amerika Serikat dan Kanada selama dua minggu, untuk meredam penyebaran virus corona.

Dikutip dari CNN, Senin (23/3/2020), perusahaan raksasa kedai kopi tersebut masih memberlakukan layanan pesan antar dan drive through.

Executive Vice President Starbucks Rossann Williams memastikan, seluruh pegawai masih akan mendapatkan upahnya, meski memutuskan untuk bekerja dari rumah.

Baca juga: Ini Tips Aman Ketika Terpaksa Harus Belanja di Tengah Pandemi Corona

" Gerai kita di beberapa wilayah menunjukan adanya peningkatan permintaan, dan kita perlu melakukan langkah lebih jauh lagi untuk mencegah penyebaran virus corona," tuturnya.

Lebih lanjut, Williams mengatakan, pihaknya masih membuka beberapa gerai yang lokasinya berada di sekitar rumah sakit atau tempat layanan kesehatan lainnya.

Langkah tersebut diambil untuk mendukung pihak layanan kesehatan dalam melawan penyebaran virus corona.

Selain itu, Starbucks juga masih menjual makanannya sesuai dengan kebijakan yang diterapkan pemerintah setempat.

Baca juga: Cegah Virus Corona, McDonalds Tutup Seluruh Gerainya di Inggris

Halaman:
Baca tentang


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandiaga: Rp 150 Triliun Keluar RI Tiap Tahun karena Kita Asyik Berlibur ke Negara Lain

Sandiaga: Rp 150 Triliun Keluar RI Tiap Tahun karena Kita Asyik Berlibur ke Negara Lain

Whats New
Bank Mandiri Perkirakan 10-11 Persen Debitur Restrukturisasi Gagal Bayar

Bank Mandiri Perkirakan 10-11 Persen Debitur Restrukturisasi Gagal Bayar

Whats New
Lewat Platform Ini, UMKM Bisa Belajar Mengembangkan Bisnis Secara Digital

Lewat Platform Ini, UMKM Bisa Belajar Mengembangkan Bisnis Secara Digital

Whats New
Konsumsi BBM Diproyeksi Turun Terus, Ini Strategi Pertamina

Konsumsi BBM Diproyeksi Turun Terus, Ini Strategi Pertamina

Whats New
Erick Thohir Minta Semua Pihak Tinggalkan Ego Sektoral di Tengah Pandemi

Erick Thohir Minta Semua Pihak Tinggalkan Ego Sektoral di Tengah Pandemi

Whats New
Klarifikasi Calon Petahana Dewan Pengawas Soal Dugaan Nepotisme di BPJS Ketenagakerjaan

Klarifikasi Calon Petahana Dewan Pengawas Soal Dugaan Nepotisme di BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
Rupiah Ditutup Melemah, Ini Faktor Pendorongnya

Rupiah Ditutup Melemah, Ini Faktor Pendorongnya

Spend Smart
Viral Transaksi Pakai Dinar dan Dirham, BI: Cuma Rupiah Alat Pembayaran yang Sah di NKRI!

Viral Transaksi Pakai Dinar dan Dirham, BI: Cuma Rupiah Alat Pembayaran yang Sah di NKRI!

Whats New
IHSG Anjlok 2 Persen, Kini Berada di Level 5.979

IHSG Anjlok 2 Persen, Kini Berada di Level 5.979

Earn Smart
Menaker: Dengan Banyaknya SDM yang Kompeten, Penyerapan Tenaga Kerja Akan Meningkat

Menaker: Dengan Banyaknya SDM yang Kompeten, Penyerapan Tenaga Kerja Akan Meningkat

Whats New
Laba Bank Mandiri Tahun 2020 Turun 38 Persen Jadi Rp 17,1 Triliun, Ini Sebabnya

Laba Bank Mandiri Tahun 2020 Turun 38 Persen Jadi Rp 17,1 Triliun, Ini Sebabnya

Whats New
Kementan Prediksi Harga Telur Ayam Bakal Turun hingga Akhir Februari

Kementan Prediksi Harga Telur Ayam Bakal Turun hingga Akhir Februari

Whats New
Luhut: Kita Bawa Danau Toba ke Panggung Wisata Dunia

Luhut: Kita Bawa Danau Toba ke Panggung Wisata Dunia

Whats New
Wamen BUMN: Lembaga Pengelola Investasi Akan Beroperasi Penuh Akhir Februari 2021

Wamen BUMN: Lembaga Pengelola Investasi Akan Beroperasi Penuh Akhir Februari 2021

Whats New
Tak Ikuti Tren Resesi, Vietnam Jadi Negara dengan Ekonomi Terbaik di 2020

Tak Ikuti Tren Resesi, Vietnam Jadi Negara dengan Ekonomi Terbaik di 2020

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X