BKPM: Investasi di Sektor Kesehatan Melejit Naik Akibat Corona

Kompas.com - 23/03/2020, 13:11 WIB
Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020). KOMPAS.com/ ADE MIRANTI KURNIA SARIKepala BKPM, Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM) gelontorkan Rp 24,5 miliar untuk membangun Command Center atau Pusat Komando Operasi dan Pengawalan Investasi (KOPI).

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan adapun fungsi dari Kopi ini untuk mempermudah pusat dalam memantau izin investasi.

"Kopi ini ditujukan sebagai pusat komando atau monitoring untuk pembuatan keputusan dalam mendukung respon suatu kejadian-kejadian penting. Jadi sekalipun kami offline proses kerja BKPM jalan terus," ujarnya dalam peluncuruan Command Center BKPM yang dilakukan via siaran langsung, Senin (23/3/2020).

Baca juga: Tokopedia Blokir Ribuan Penjual yang Pasang Harga Tak Wajar di Tengah Corona

Pada saat peluncuran Bahlil menampilkan data yang mereka dapatkan seperti pantauan real time izin usaha sebelum dan sesudah masuknya virus Corona.

Ia menyebutkan bahwa sebelum Corona terjadi mereka mendapatkan data bahwa izin usaha paling banyak datang dari sektor perdagangan dan menempati posisi peringkat kedua.

Sementara setelah Corona merebak, izin usaha di sektor kesehatan yang melejit naik dan menggantikan posisi izin sektor perdagangan.

Selain itu, lanjut Bahlil, pusat Kopi ini juga didukung oleh beberapa fasilitas lainnya seperti ruang presentasi, ruang Network Operation Center (NOC) dan pusat Kopi ini juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan video Conference dengan perwakilan BKPM di luar negeri serta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk koordinasi tanpa tatap muka.

Bahlil juga mengakui bahwa ini pertama kalinya BKPM menata perkembangan izin usaha dan investasi secara real time dan ia memerintahkan kepada seluruh kementerian dan lembaga yang memiliki kewenangan izin usaha agar melimpahkan hal tersebut ke BKPM.

Ia juga mengatakan bahwa command center atau Kopi ini telah disiapkan sejak lama yaitu pada tahun 2019 yang lalu. "Melalui pusat Kopi ini kami terus memantau permohonan perizinan pasca pengumuman virus Covid-19 dan hingga saat ini data permohonan izin yang kami terima melalui OSS mengalami peningkatan hingga 17,6 persen," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X