Sepekan Terakhir, Konsumsi Elpiji Non Subsidi Naik Hingga 25 Persen

Kompas.com - 23/03/2020, 18:28 WIB
Buruh pelabuhan membongkar tabung elpiji 12 kilogram di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (22/2/2013). 

KOMPAS/HERU SRI KUMOROBuruh pelabuhan membongkar tabung elpiji 12 kilogram di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (22/2/2013).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III mencatat peningkatan konsumsi elpiji non subsidi rumah tangga di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten pada sepekan terakhir.

Peningkatan ini seiring dengan imbauan bagi masyarakat membatasi mobilisasi di luar rumah sebagai upaya pencegahan penularan virus corona.

Unit Manager Communication & CSR MOR III Dewi Sri Utami mengatakan, peningkatan konsumsi yang signifikan terjadi terhadap produk LPG nonsubsidi Bright Gas dan Elpiji 12 kilogram (kg).

Baca juga: Tak Hanya Corona, Banjir Produk Impor Hantui PHK Industri Tekstil

Peningkatan terbesar yakni rata-rata 25 persen untuk wilayah Jakarta, Bogor dan Depok. Sedangkan untuk wilayah Banten, permintaan meningkat rata-rata 24 persen.

“Adanya himbauan pemerintah agar masyarakat membatasi mobilisasi keluar rumah, bekerja, sekolah dan beribadah dari rumah, sehingga masyarakat banyak melakukan aktivitas di rumah termasuk untuk memasak," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2020).

Sebelumnya, Pertamina juga mencatat layanan pemesanan elpiji nonsubsidi melalui Call Center Pertamina 135 juga mengalami kenaikan hingga 64 persen dibanding jumlah pemesanan pada bulan Februari 2020 lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemesanan melalui Pertamina Delivery Service ini merupakan layanan pesan antar produk Pertamina yakni BBM dan elpiji nonsubdisi.

Baca juga: Hasil Tes SKD CPNS Kemenkumham Resmi Diumumkan, Berikut Rinciannya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.