The Fed Gelontorkan Stimulus, Beli Obligasi hingga 300 Miliar Dollar AS untuk UKM

Kompas.com - 24/03/2020, 09:26 WIB
Bank federal AS, Federal Reserve Bank of New York. SHUTTERSTOCKBank federal AS, Federal Reserve Bank of New York.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Bank sentral Amerika Serikat alias The Federal Reserve pada Senin (23/3/2020) waktu setempat menyatakan akan meluncurkan beberapa program untuk membantu psar berfrungsi secara lebih efisien seiring dengan krisis yang muncul akibat virus corona.

Di dalam beberapa inisiatif tersebut adalah dengan melanjutkan program pembelian obligasi negara Amerika Serikat di dalam jumlah yang tidak ditentukan.

Dikutip dari CNBC, The Fed bakal menggelontorkan uang untuk membeli surat berharga di dalam jumlah yang dibutuhkan agar pasar keuangan bisa berjalan secara lebih lancar serta transmisi kebijakan moneter yang digulirkan oleh bank sentral menjadi lebih efektif terhadap perekonomian.

Baca juga: Paket Stimulus Trump Digagalkan Senat, Wall Street Kembali Anjlok

Selain itu, The Fed juga untuk pertama kalinya akan membeli obligasi korporasi, membeli sekuritas layak investasi di psar primer maupun sekunder melalui dana yang diperdagangkan di bursa.

Langkah tersebut dilakukan di tengah gejolak yang cukup besar di pasar keuangan sejak risiko krisis mulai meningkat dan likuditas pasar kian seret.

Pasar pada awalnya bereaksi positif terhadap pergerakan tetapi kembali melemah di awal perdagangan, dengan indeks Dow Jones Industrial Average turun 260 poin.

Adapun program lain yang bakal dilakukan The Fed termasuk pinjaman untuk usaha kecil menengah (UKM) fasilitas pinjaman beragun aset yang tidak ditentukan. Hal serupa sebelumnya sempat diimplementasikan pada periode krisis keuangan.

Baca juga: BI: The Fed Pangkas Suku Bunganya Bisa Menjadi Berkah buat Pasar Asia

The Fed pun mengalokasikan anggaran sebesar 300 miliar dollar AS untuk program itu.

Meski belum ada rincian yang lebih pasti, namun di dalam rilisnya The Fed mengatakan mendukung aliran kredit kepada pengusaha dan konsumen bisnis serta dua fasilitas lain untuk memberikan kredit kepada pengusaha besar.

Namun demikian, The Fed belum merinci lebih jauh mengenai program tersebut.

The Fed hanya mengatakan, dengan program bantuan kredit tersebut bisa mendukung pinjaman untuk usaha kecil dan menengah yang memenuhi syarat.

The Fed juga mengatakan akan membeli sekuritas yang didukung hipotek komersial sebagai bagian dari ekspansi pembelian asetnya, yang dikenal di pasar sebagai pelonggaran kuantitatif.

Baca juga: The Fed Bikin Dollar AS Melemah, Harga Emas Dunia Melambung 5,9 Persen




Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turun Rp 5.000, Ini Rincian Harga Emas Antam Terbaru 0,5 Kg hingga 1 Kg

Turun Rp 5.000, Ini Rincian Harga Emas Antam Terbaru 0,5 Kg hingga 1 Kg

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] 'Ilfeel' saat Kencan Pertama, Lanjut atau Tidak?

[KURASI KOMPASIANA] "Ilfeel" saat Kencan Pertama, Lanjut atau Tidak?

Rilis
PT Vale Indonesia Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Syaratnya

PT Vale Indonesia Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Syaratnya

Whats New
Mau Tukar Dollar AS? Cek Dulu Kurs Rupiah di 5 Bank

Mau Tukar Dollar AS? Cek Dulu Kurs Rupiah di 5 Bank

Whats New
Cegah Anak Beli Rokok, Visual Rokok di Ritel Modern Akan Dibatasi

Cegah Anak Beli Rokok, Visual Rokok di Ritel Modern Akan Dibatasi

Whats New
IHSG Awal Sesi Merah, Bagaimana Rupiah?

IHSG Awal Sesi Merah, Bagaimana Rupiah?

Whats New
Groundbreaking Ibu Kota Negara Baru, Sri Mulyani Gelontorkan Rp 1,7 Triliun Tahun 2021

Groundbreaking Ibu Kota Negara Baru, Sri Mulyani Gelontorkan Rp 1,7 Triliun Tahun 2021

Whats New
Sri Mulyani Bakal Tagih Dana BLBI ke 22 Obligor, Totalnya Rp 110 Triliun

Sri Mulyani Bakal Tagih Dana BLBI ke 22 Obligor, Totalnya Rp 110 Triliun

Whats New
Bangun RJIT di Denpasar Utara, Kementan Dukung Peningkatan Produktivitas Petani

Bangun RJIT di Denpasar Utara, Kementan Dukung Peningkatan Produktivitas Petani

Rilis
Percepat Digitalisasi di Indonesia, Telkom Resmikan Sumsel Modern Broadband Province

Percepat Digitalisasi di Indonesia, Telkom Resmikan Sumsel Modern Broadband Province

Rilis
Agar THR Tidak Cepat Habis, Simak Tips Atur Keuangan Saat Ramadhan dan Lebaran

Agar THR Tidak Cepat Habis, Simak Tips Atur Keuangan Saat Ramadhan dan Lebaran

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
Belanja Ramadhan dan Lebaran Anti Boros, Cek Promo di 6 Marketplace Ini

Belanja Ramadhan dan Lebaran Anti Boros, Cek Promo di 6 Marketplace Ini

Spend Smart
LPS Buka Opsi Bebaskan Premi Penjaminan Perbankan, ini Syaratnya

LPS Buka Opsi Bebaskan Premi Penjaminan Perbankan, ini Syaratnya

Whats New
IHSG Bakal Lanjutkan Penguatan, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Bakal Lanjutkan Penguatan, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X