Kerja dari Rumah, Hindari 4 Kesalahan Ini agar Produktif

Kompas.com - 24/03/2020, 10:33 WIB
Ilustrasi bekerja di rumah omgimagesIlustrasi bekerja di rumah

NEW YORK, KOMPAS.com - Merebaknya virus corona membuat perusahaan harus memberlakukan kebijakan work from home (WFH) alias kerja dari rumah bagi para pegawainya.

Tujuannya untuk membatasi penyebaran virus itu.

Namun, bagi banyak pegawai, kerja dari rumah bukan hanya hal baru, namun juga menantang. Memang, kerja dari rumah memiliki pro dan kontra.

Baca juga: Kerja dari Rumah, Bisa Sambil Isi Sensus Penduduk Online, Cuma 5 Menit

Kelebihan kerja dari rumah tentu saja fleksibilitas tinggi, kemandirian, dan tidak perlu menempuh perjalanan yang melelahkan dari rumah ke kantor dan sebaliknya.

Namun, ada juga hal yang perlu Anda perhatikan saat kerja dari rumah, yakni disiplin diri dan fokus.

Menurut VP of Innovation di Massive Alliance dan peneliti kepemimpinan Tom Popomaronis seperti dikutip dari CNBC, Senin (23/3/2020), ada beberapa kesalahan yang harus Anda hindari saat bekerja dari rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kerja dari Rumah Bikin Rajin Belanja Online? Begini Kiat Mengatasinya

Popomaronis sendiri sudah bekerja dari rumah selama 10 tahun terakhir. Sejauh ini, ia berhasil mengelola timnya dari rumah.

1. Mengenakan baju tidur

Menurut Popomaronis, orang-orang yang produktif tidak bangun tidur dan langsung bekerja dalam kondisi masih mengenakan baju tidur.

Sebaliknya, mereka tetap mempersiapkan diri layaknya akan pergi bekerja di kantor. Ya, artinya meski Anda bekerja di rumah, kenakanlah busana yang sepantasnya.

"Meski pemikiran bekerja dengan mengenakan piyama tanpa ada penilaian buruk bisa saja terkesan keren, piyama Anda bukan busana profesional dan tidak akan mengarahkan pikiran Anda ke 'mode bekerja'," ujar Popomaronis.

Baca juga: Kebijakan Kerja dari Rumah Bikin Miliarder Ini Tambah Kaya, Kok Bisa?

Menurut studi yang dilakukan para peneliti di Northwestern University, pegawai akan mengerjakan tugas dengan baik ketika mengenakan busana yang memiliki "makna simbolis."

Selain itu, tetap berpenampilan rapi meski kerja dari rumah juga tidak membuat Anda harus repot-repot ganti pakaian dan memperbaiki penampilan ketika harus video conference.

2. Kerja dari tempat tidur atau sofa

Memiliki ruang kerja khusus di rumah juga harus Anda pertimbangkan. Popomaronis mengatakan, ada orang yang dapat produktif bekerja di tempat tidur atau sofa, tapi banyak juga yang tak bisa.

"Anda tidak perlu kamar pribadi (untuk bekerja). Ruang kerja bisa berupa area khusus di rumah Anda, jika memungkinkan lokasinya jauh dari tempat tidur dan sofa," jelas Popomaronis.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sektor Ketenagalistrikan Indonesia Sumbang 14 Persen Emisi, PLN: Terendah di ASEAN

Sektor Ketenagalistrikan Indonesia Sumbang 14 Persen Emisi, PLN: Terendah di ASEAN

Whats New
Tak Sampai Setahun, Bankir Jerry Ng Jadi Orang Terkaya Nomor 5 di Indonesia

Tak Sampai Setahun, Bankir Jerry Ng Jadi Orang Terkaya Nomor 5 di Indonesia

Whats New
Mengenal Perbedaan Gejala yang Ditimbulkan Varian Delta dan Delta Plus

Mengenal Perbedaan Gejala yang Ditimbulkan Varian Delta dan Delta Plus

Whats New
BTN Targetkan NPL Turun ke 3,9 Persen di Akhir Tahun

BTN Targetkan NPL Turun ke 3,9 Persen di Akhir Tahun

Whats New
IPO Bukalapak Dongkrak Kapitalisasi Pasar BEI hingga RP 87,6 Triliun

IPO Bukalapak Dongkrak Kapitalisasi Pasar BEI hingga RP 87,6 Triliun

Whats New
Tahun Ini BTN Bakal Tutup 29 Kantor

Tahun Ini BTN Bakal Tutup 29 Kantor

Whats New
Tingkatkan Literasi Keuangan Milenial, GoPay Luncurkan FinanSiap

Tingkatkan Literasi Keuangan Milenial, GoPay Luncurkan FinanSiap

Whats New
Terus Tumbuh, Transaksi Digital Bank Danamon Capai 81 Persen

Terus Tumbuh, Transaksi Digital Bank Danamon Capai 81 Persen

Whats New
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Menjadi Leader Berkarakter | Lingkungan Kerja yang Toxic | Sunk Cost Fallacy, Masa Lalu Memperburuk Keputusan

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Menjadi Leader Berkarakter | Lingkungan Kerja yang Toxic | Sunk Cost Fallacy, Masa Lalu Memperburuk Keputusan

Rilis
BTN Kantongi Laba Bersih Rp 920 Miliar pada Kuartal II-2021

BTN Kantongi Laba Bersih Rp 920 Miliar pada Kuartal II-2021

Whats New
Mulai 29 Juli, Naik KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Pakai Kartu Vaksin

Mulai 29 Juli, Naik KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Pakai Kartu Vaksin

Whats New
Naik 18 Persen, Danamon Raup Laba Bersih Rp 998 Miliar pada Semester I-2021

Naik 18 Persen, Danamon Raup Laba Bersih Rp 998 Miliar pada Semester I-2021

Whats New
Kemenkeu: Investasi Dapat Terus Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas

Kemenkeu: Investasi Dapat Terus Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas

Whats New
Ini 4 Tips Investasi bagi Milenial

Ini 4 Tips Investasi bagi Milenial

Spend Smart
Dahlan Iskan: Akidi Tio Banyak Menyumbang, tapi Selalu Atas Nama Hamba Tuhan

Dahlan Iskan: Akidi Tio Banyak Menyumbang, tapi Selalu Atas Nama Hamba Tuhan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X