Diskon Tarif Listrik dan Iuran BPJS Bisa Selamatkan Industri Tekstil

Kompas.com - 24/03/2020, 15:02 WIB
Ilustrasi: Bahan baku benang sintetis yang akan diolah menjadi tekstil polyester. KOMPAS.com/Sakina Rakhma Diah SIlustrasi: Bahan baku benang sintetis yang akan diolah menjadi tekstil polyester.

JAKARTA, KOMPAS.com - Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) tengah berjuang di tengah ancaman Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK) setelah pandemi virus corona (Covid-19) mengancam permintaan.

Beragam cara dilakukan, terutama meminta keringanan dari pemerintah seperti menunda membayar pajak penghasilan orang pribadi maupun PPh badan dan penundaan pembayaran listrik industri.

Ekonom institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, pemerintah memang dinilai perlu menyiapkan stimulus tambahan untuk industri TPT.

Baca juga: Lawan Corona, Pengusaha Tekstil: Louis Vuitton Saja Bisa Produksi Hand Sanitizer...

"Karena kalau melihat industri tekstil kemungkinan rata-rata lebih dari 20 persen itu utilitas, salah satu yang terbesar adalah biaya listrik," kata Bhima kepada Kompas.com, Selasa (24/3/2020).

Bhima menuturkan, pemerintah bisa memberikan insentif setidaknya hingga wabah virus corona mereda, sekitar 3 hingga 4 bulan ke depan.

Tak cukup penangguhan pembayaran, stimulus berupa diskon tarif listrik juga bisa dijadikan solusi.

"Mungkin diskon tarif listrik sampai 60 persen untuk pembayaran listrik ke industri, itu juga bisa jadi solusi," ujarnya.

Baca juga: Industri Tekstil Indonesia: Banjir Impor hingga Corona

Di sisi lain, pemerintah perlu memikirkan kesehatan industri tekstil dalam kondisi saat ini.

Pekerja industri tekstil yang selama ini bekerja selama 24 jam dan tidak memungkinkan bekerja dari rumah (work from home/WFH) tentu membutuhkan perlindungan kesehatan lebih memadai.

"Caranya, pemerintah bisa juga melakukan dari sisi BPJS kesehatan itu digratiskan dulu untuk pekerja sektor tekstil," terang Bhima.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X