Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/03/2020, 08:32 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

NEW YORK, KOMPAS.com - Di tengah kondisi gejolak ekonomi sebagai dampak merebaknya virus corona, Anda perlu melakukan persiapan finansial yang matang.

Virus corona yang menyebar begitu pesat memukul tak hanya investor, namun juga banyak pihak, tanpa kecuali pekerja di industri jasa hingga pelaku UMKM dan pedagang kecil. Keuangan pribadi pun mau tak mau juga terimbas.

Memang, kondisi ini pastilah membuat stres. Akan tetapi, ada langkah yang bisa Anda lakukan guna meminimalisir benturan yang terjadi pada kondisi finansial.

Baca juga: Ketidakpastian Meningkat, Saatnya Tambah Porsi Dana Darurat

Dilansir dari Business Insider, Rabu (25/3/2020), di dalam kondisi ekonomi yang suram ini, aset terbesar dari seluruh instrumen finansial yang Anda miliki adalah dana darurat.

Apabila Anda merasa investasi, pekerjaan, atau kondisi kesehatan Anda dihantui risiko, cadangan uang tunai adalah pertahanan pertama Anda untuk menangkis utang dan permasalahan finansial lainnya.

Jika Anda belum memiliki dana darurat, maka inilah saat yang tepat untuk memprioritaskannya. Dalam kondisi normal, pakar finansial merekomendasikan Anda untuk memiliki dana darurat setara pengeluaran selama tiga hingga enam bulan.

Namun, dalam kondisi yang penuh ketidakpastian ini, Anda harus memiliki lebih dari itu.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com