Kemenko Maritim: Kebijakan Tidak Mudik Tunggu Keputusan Presiden

Kompas.com - 25/03/2020, 20:16 WIB
Ilustrasi Mudik KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi Mudik

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan Tidak Mudik, Tidak Piknik Lebaran 2020. Kebijakan ini diambil sebagai upaya pemerintah yang tengah fokus menangani pandemi virus corona (Covid-19).

"Kami harus mempertimbangkan berbagai skenario, semua demi keselamatan dan keamanan bagi para pemudik dan juga untuk seluruh masyarakat," kata Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan tertulis, Rabu (25/3/2020).

Namun, lanjut Luhut, pertimbangan larangan mudik tersebut masih menunggu keputusan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga: Ada Covid-19, Pemerintah Susun 3 Skenario Mudik Lebaran

"Segala kebijakan ini nantinya menunggu keputusan dari Ratas Kabinet yang akan dipimpin Presiden. Kami berharap nantinya kebijakan ini yang terbaik bagi kita semua," ujarnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi mengatakan pihaknya bersama sejumlah kementerian dan lembaga tengah membahas sejumlah skenario kebijakan tidak mudik Lebaran tahun 2020.

Di antaranya, skenario pembatasan mudik, meniadakan mudik gratis oleh perusahaan swasta maupun BUMN, hingga skenario pelarangan mudik. Namun demikian masyarakat harus taat dan patuh dengan segala imbauan atau kebijakan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X