Fakta Lengkap Skenario Pemerintah, Tidak Mudik Tidak Piknik Lebaran 2020

Kompas.com - 28/03/2020, 10:19 WIB
Seorang petugas memeriksa tiket pemudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (10/6/2018). Puncak arus mudik di Stasiun Pasar Senen diperkirakan jatuh pada 13 Juni 2018 atau H-2 Idul Fitri. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELISeorang petugas memeriksa tiket pemudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (10/6/2018). Puncak arus mudik di Stasiun Pasar Senen diperkirakan jatuh pada 13 Juni 2018 atau H-2 Idul Fitri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah pusat tengah mengkaji kebijakan "Tidak Mudik Tidak Piknik Lebaran 2020". Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan, kebijakan itu diambil sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Kami harus mempertimbangkan berbagai skenario, semua demi keselamatan dan keamanan bagi para pemudik dan juga untuk seluruh masyarakat," ujar Luhut dalam keterangannya seperti dikutip pada Sabtu (28/3/2020).

Kebijakan "Tidak Mudik, Tidak Piknik Lebaran 2020" jadi salah satu alternatif yang diambil jika status darurat dari wabah virus corona masih diberlakukan.

Sejauh ini, status darurat berlaku hingga 29 Mei 2019 berdasarkan keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sementara untuk Lebaran Idul Fitri diprediksi akan jatuh pada 23-24 Mei 2020.

Baca juga: Kemenhub Sebut Banyak Orang yang Sudah Mudik

Puncak arus mudik maupun arus balik biasanya terjadi pada sepekan sebelum dan setelah Lebaran. Mudik Lebaran identik dengan pergerakan jutaan manusia, khususnya dari perkotaan menuju perdesaan, serta berkumpul keluarga dalam rangka silaturahim.

Jika belum bisa ditanggulangi hingga Ramadhan, arus mudik ke daerah-daerah pelosok Indonesia akan membuat penanganan virus yang bermula dari Kota Wuhan ini semakin pelik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa fakta lengkap skenario Tidak Mudik Tidak Piknik Lebaran 2020 dari hasil rapat di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, pada 23 Maret antara lain:

  1. Penyampaian larangan mudik (Kemenko Polhukam)
  2. Keputusan tidak ada mudik bersama (KSP)
  3. Anjuran tidak mudik dan koordinasi dengan ormas (Kemenag)
  4. Tidak mengadakan mudik bersama (Kementerian BUMN)
  5. Operasi Ketupat dan pengaturan lalu lintas (Polri)
  6. Menghentikan penjualan tiket mulai 21 Maret 2020 (PT KAI)
  7. Larangan dari Jabodetabek ke Jateng dan Jatim (Kemenhub) 

Baca juga: Ada Covid-19, Pemerintah Susun 3 Skenario Mudik Lebaran

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Batu Bara cs Melonjak, Penerimaan Pajak Pertambangan Naik 3 Kali Lipat

Harga Batu Bara cs Melonjak, Penerimaan Pajak Pertambangan Naik 3 Kali Lipat

Whats New
Siap Luncurkan Bank Digital, BNI Akuisisi Bank Kecil

Siap Luncurkan Bank Digital, BNI Akuisisi Bank Kecil

Whats New
BCA-Tiket.com Luncurkan Kartu Kredit, Apa Saja Keunggulannya?

BCA-Tiket.com Luncurkan Kartu Kredit, Apa Saja Keunggulannya?

Whats New
Harga Minyak Goreng Merangkak Naik di Berbagai Daerah

Harga Minyak Goreng Merangkak Naik di Berbagai Daerah

Whats New
Bahlil Sebut Foxconn Beri Sinyal Investasi di RI untuk Kendaraan Listrik hingga Baterai

Bahlil Sebut Foxconn Beri Sinyal Investasi di RI untuk Kendaraan Listrik hingga Baterai

Whats New
Naik Lagi, Defisit APBN Tembus Rp 452 Triliun hingga September 2021

Naik Lagi, Defisit APBN Tembus Rp 452 Triliun hingga September 2021

Whats New
Buka Bisnis Bareng Pasangan? Simak Tips dari Bos Burgreens and Green Rebel Ini

Buka Bisnis Bareng Pasangan? Simak Tips dari Bos Burgreens and Green Rebel Ini

Smartpreneur
Harga Minyak Goreng Naik, Kemendag Belum Bahas Evaluasi HET

Harga Minyak Goreng Naik, Kemendag Belum Bahas Evaluasi HET

Whats New
Optimistis, Sri Mulyani Pasang Target Ekonomi Indonesia 2021 Capai 4 Persen

Optimistis, Sri Mulyani Pasang Target Ekonomi Indonesia 2021 Capai 4 Persen

Whats New
Baru Diperdagangkan, Saham KUAS Langsung Kena ARA

Baru Diperdagangkan, Saham KUAS Langsung Kena ARA

Whats New
Kalbe Farma Raup Laba Bersih Rp 2,28 Triliun pada Kuartal III-2021

Kalbe Farma Raup Laba Bersih Rp 2,28 Triliun pada Kuartal III-2021

Whats New
IHSG Menguat Pada Sesi I Perdagangan, Asing Beli Saham BBCA, BUKA, dan BMRI

IHSG Menguat Pada Sesi I Perdagangan, Asing Beli Saham BBCA, BUKA, dan BMRI

Whats New
Soal Opsi Garuda Diganti Pelita Air, Ini Kata Stafsus Menteri BUMN

Soal Opsi Garuda Diganti Pelita Air, Ini Kata Stafsus Menteri BUMN

Whats New
Laba Bersih BNI Kuartal III-2021 Melonjak 73,9 Persen jadi Rp 7,7 Triliun, Ini Pendongkraknya

Laba Bersih BNI Kuartal III-2021 Melonjak 73,9 Persen jadi Rp 7,7 Triliun, Ini Pendongkraknya

Whats New
Digitalisasi Tiket Kapal Feri, ASDP: Penggunanya Tumbuh 58 Persen

Digitalisasi Tiket Kapal Feri, ASDP: Penggunanya Tumbuh 58 Persen

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.