Ada Lockdown di Tegal, Ini Respons Pengelola Tol Pejagan-Pemalang

Kompas.com - 28/03/2020, 14:25 WIB
Petugas melakukan pengalihan jalur saat penutupan sebagian jalan protokol Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin (22/3/2020) malam. Pemerintah Kota Tegal dan Polres Tegal hingga 14 hari mendatang melakukan lockdown lokal dengan menutup jalur Pantura yang melintasi Kota Tegal, akses masuk Alun-alun Tegal dan mematikan sebagian lampu jalan protokol guna pembatasan kendaraan yang akan masuk ke Kota Tegal dan mencegah adanya kerumunan massa di jalan untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/aww. Oky LukmansyahPetugas melakukan pengalihan jalur saat penutupan sebagian jalan protokol Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin (22/3/2020) malam. Pemerintah Kota Tegal dan Polres Tegal hingga 14 hari mendatang melakukan lockdown lokal dengan menutup jalur Pantura yang melintasi Kota Tegal, akses masuk Alun-alun Tegal dan mematikan sebagian lampu jalan protokol guna pembatasan kendaraan yang akan masuk ke Kota Tegal dan mencegah adanya kerumunan massa di jalan untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal memutuskan untuk menutup total akses ke wilayahnya ( lockdown) selama empat bulan ke depan. Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Local lockdown ini akan diterapkan pada 30 Maret 2020 dan berakhir 30 Juli 2020.

Kepala Cabang Pejagan-Pemalang Tol Road (PPTR) Ian Dwinanto mengatakan, pihaknya saat ini tengah menunggu koordinasi dengan Polres Tegal dan Polresta Tegal. Rencananya, akses keluar masuk tol tetap dibuka bagi kendaraan yang mengarah ke Slawi, Kabupaten Tegal.

"Iya sementara rencananya kalau yang ditutup pintu tol di Adiwerna yang mengarah ke Kota Tegal. Sementara untuk kendaraan yang ke Slawi atau ke arah Purwokerto tetap dibuka. Tapi, kita masih lakukan koordinasi di lantas Polres," jelas Ian kepada Kompas.com, Sabtu (28/3/2020).

Selain itu, meski ada lockdown, pengelola jalan tol rencananya juga akan tetap buka akses kendaraan yang masuk ke jalan tol dari arah Kota Tegal.

Baca juga: Ada Corona, Usaha Loundry Kiloan Kebanjiran Pesanan

"Kalau yang mau masuk dari Tegal ke tol masih akan dibuka," ujar Ian.

Menurut dia, sejak diberlakukan status darurat corona, trafik kendaraan yang masuk ke Tol Pejagan-Pemalang merosot. Penurunan paling terasa setelah banyak perusahaan memberlakukan work from home (WFH).

"Penurunannya (kendaraan) drastis di tol, 20 sampai 30 persen. Sepi banget. Ini saja rest area-nya sepi banget," ungkap Ian.

Kota Tegal Lockdown

Sebelumnya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan akses jalan protokol di dalam kota dan jalan penghubung antar kampung akan ditutup menggunakan beton. Langkah ini ditempuh untuk mencegah penyebaran corona.

Baca juga: Mengintip Kekuatan Ekonomi Tegal, Kota Bahari yang Berani Lakukan Lockdown

"Pemblokiran jalan, dan pemadaman lampu jalan protokol seluruh kota di malam hari akan diberlakukan misal di jam banyak masyarakat masih berkumpul. Keputusan ini dilematis namun warga harus bisa memahami karena ini untuk kebaikan kita semua," kata Dedy.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X