Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal Lockdown Bandara Sentani di Papua, Ini Kata AP I

Kompas.com - 28/03/2020, 16:36 WIB
Fika Nurul Ulya,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bandara Sentani di Kabupaten Jayapura, Papua, telah melakukan penutupan sementara layanan bandara sejak Kamis (26/3/2020), hingga 9 April mendatang.

Penutupan bandara di wilayah Bumi Cendrawasih itu dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) usai 3 orang Papua di Kabupaten Merauke positif terinfeksi virus.

Menanggapi hal itu, PT Angkasa Pura I (Persero) Tbk alias AP I selaku pengelola bandara mengatakan tengah menunggu keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pasalnya, penutupan bandara berada dalam kewenangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.

Baca juga: Banyak Pemda Ingin Tutup Bandara, Ini Respon Kemenhub

"Prosesnya sedang dipastikan oleh Kemenhub. Kita mengikuti apa yang diarahkan," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dalam konferensi video, Sabtu (28/3/2020).

Sementara saat ini, Bandara Sentani memang masih ditutup untuk penumpang. Namun layanan logistik dan kargo masih berjalan.

Dia pun mengungkap, dari 15 bandara yang dikelola AP I, hanya Bandara Sentani yang meminta adanya "lockdown" lokal sementara waktu.

Namun untuk mencegah penyebaran virus, AP I telah mengurangi volume penerbangan di beberapa titik bandara, seiring dengan permintaan maskapai yang membatalkan penerbangannya.

"Belum ada permintaan lagi untuk bandara. Hanya memang dari Sentani saja, tapi untuk penumpang. Logistiknya tidak. Tapi kami lagi nunggu keputusan Kemenhub," jelas Faik.

Baca juga: Luhut: Rencana Lockdown Masih Dikaji

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Apa Itu Reksadana Pendapatan Tetap? Ini Arti, Keuntungan, dan Risikonya

Apa Itu Reksadana Pendapatan Tetap? Ini Arti, Keuntungan, dan Risikonya

Work Smart
BI Kerek Suku Bunga Acuan ke 6,25 Persen, Menko Airlangga: Sudah Pas..

BI Kerek Suku Bunga Acuan ke 6,25 Persen, Menko Airlangga: Sudah Pas..

Whats New
Suku Bunga Acuan BI Naik, Rupiah Masih Melemah

Suku Bunga Acuan BI Naik, Rupiah Masih Melemah

Whats New
Harga Emas ANTAM: Detail Harga Terbaru Pada Kamis 25 April 2024

Harga Emas ANTAM: Detail Harga Terbaru Pada Kamis 25 April 2024

Spend Smart
SMGR Gunakan 559.000 Ton Bahan Bakar Alternatif untuk Operasional, Apa Manfaatnya?

SMGR Gunakan 559.000 Ton Bahan Bakar Alternatif untuk Operasional, Apa Manfaatnya?

Whats New
Harga Emas Terbaru 25 April 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 25 April 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Harga Bahan Pokok Kamis 25 April 2024, Harga Cabai Rawit Merah Naik

Harga Bahan Pokok Kamis 25 April 2024, Harga Cabai Rawit Merah Naik

Whats New
Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di BNI hingga Bank Mandiri

Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di BNI hingga Bank Mandiri

Whats New
Harga Emas Dunia Melemah Seiring Meredanya Konflik Timur Tengah

Harga Emas Dunia Melemah Seiring Meredanya Konflik Timur Tengah

Whats New
IHSG dan Rupiah Melemah di Awal Sesi

IHSG dan Rupiah Melemah di Awal Sesi

Whats New
Terinspirasi Langkah Indonesia, Like-Minded Countries Suarakan Penundaan dan Perubahan Kebijakan EUDR

Terinspirasi Langkah Indonesia, Like-Minded Countries Suarakan Penundaan dan Perubahan Kebijakan EUDR

Whats New
Manfaat Rawat Inap Jadi Primadona Konsumen AXA Financial Indonesia

Manfaat Rawat Inap Jadi Primadona Konsumen AXA Financial Indonesia

Whats New
Kemenko Marves: Prabowo-Gibran Bakal Lanjutkan Proyek Kereta Cepat sampai Surabaya

Kemenko Marves: Prabowo-Gibran Bakal Lanjutkan Proyek Kereta Cepat sampai Surabaya

Whats New
Layani Angkutan Lebaran Perdana, Kereta Cepat Whoosh Angkut 222.309 Penumpang

Layani Angkutan Lebaran Perdana, Kereta Cepat Whoosh Angkut 222.309 Penumpang

Whats New
Laba Unilever Naik 3,1 Persen Menjadi Rp 1.4 Triliun pada Kuartal I-2024

Laba Unilever Naik 3,1 Persen Menjadi Rp 1.4 Triliun pada Kuartal I-2024

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com