3 Cara Bikin Deposito Jadi Investasi Masa Depan yang Manis

Kompas.com - 29/03/2020, 09:09 WIB
Ilustrasi bank Thinkstockphotos.comIlustrasi bank

KOMPAS.com - Dalam ketidakpastian ekonomi seperti sekarang ini, banyak orang memilih investasi di instrumen paling aman. Selain emas, produk investasi yang cukup menarik dilirik adalah deposito.

Deposito sama dengan menabung. Hanya saja uang simpanan tersebut tidak bisa ditarik sewaktu-waktu, seperti tabungan. Sebab, ada jangka waktu tertentu alias tenor untuk dapat mencairkannya. Pilihannya mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, hingga 24 bulan (2 tahun).

Dana di deposito bisa ditarik setelah jangka waktu tertentu, atau diperpanjang secara otomatis atau Automatic Roll Over (ARO). Nasabah juga dapat menentukan, mau deposito dalam mata uang rupiah atau asing.

Yang paling menarik dari deposito adalah suku bunga yang ditawarkan. Umumnya, perbankan memasang tingkat bunga deposito (yield) yang jauh lebih tinggi dibanding tabungan, meski ada saja yang masih di bawah tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Saat suku bunga acuan BI terus turun menjadi 4,5 persen, rata-rata tingkat bunga deposito di bank umum berada di kisaran 5 persen. Baik untuk yang tenor 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan.

Menguntungkan bukan? Apalagi jika Anda mendekap deposito sebagai pilihan investasi, tidak perlu khawatir. Karena simpanan Anda dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Di samping itu, deposito dapat dijadikan agunan kredit apabila suatu waktu Anda membutuhkan dana segar dan mendesak.

Deposito juga paling pas buat Anda yang sudah punya rencana keuangan. Jadi tinggal sesuaikan saja dengan jangka waktu depositonya. Misal untuk kebutuhan biaya sekolah anak tahun depan, DP rumah, dan keperluan lainnya.

Lalu bagaimana caranya investasi deposito bisa menguntungkan hanya dari suku bunga yang ditawarkan perbankan? Berikut jawabannya, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Jangan ‘gatel’ utak atik deposito Anda

Kunci deposito supaya makin untung adalah dapat pengembalian dana dari bunga, simpan lagi dana tersebut. Jadi jangan pernah menarik hasilnya. Biarkan saja deposito pokok maupun bunganya tetap berputar, sehingga simpanan Anda terus berkembang.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X