Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lawan Corona, Ralph Lauren Bakal Produksi Masker dan APD

Kompas.com - 29/03/2020, 11:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perancang busana Ralph Lauren bakal memroduksi masker serta Alat Pelindung Diri (APD) untuk keperluan medis dalam melawan virus corona (covid-19).

Dikutip dari BBC, mINGGU (29/3/2020) CEO perusahaan fashion Ralph Lauren mengatakan, pergeseran produksi tersebut bakal dilakukan melalui yayasan sosialnya, The Ralph Lauren Corporate Foundation.

Melalui yayasan tersebut, Ralph Lauren bakal memroduksi 250.000 masker dan 25.000 APD untuk kebutuhan rumah sakit di Amerika Serikat.

"Di jantung perusahaan kami, selalu ada semangat kebersamaan yang menginspirasi kreativitas kami, kepercayaan diri kami dan yang paling penting dukungan kami satu sama lain. Dalam beberapa minggu dan bulan terakhir, semangat itu tidak pernah goyah," kata Ralph Lauren.

Baca juga: Ada Virus Corona, Pabrik Mobil Kini Produksi Masker hingga Ventilator

Adapun selain pergeseran produksi ke masker dan APD, Ralph Lauren juga bakal melakukan donasi senilai 10 juta dollar AS untuk penanganan pasien virus corona secara global. Di Amerika Serikat sendiri, saat ini jumlah kasus kematian akibat virus corona telah mencapai angka 1000 jiwa.

Adapun selain Ralph Lauren, beberapa merek fashion internasional juga telah menyatakan bakal membantu dalam proses produksi peralatan medis yang saat ini sangat dibutuhkan.

Ketika perusahaan ritel menggeser lini produksinya untuk menghasilkan masker dan APD, beberapa produsen kendaraan bermotor pun tengah mencari cara untuk bisa membantu penanganan virus corona dengan memroduksi ventilator.

Merek mantel mewah Canada Goose mengatakan akan mulai membuat APD untuk disumbangkan ke petugas kesehatan. Produksi akan dimulai di dua fasilitas manufaktur Kanada yang sebelumnya dikatakan bakal ditutup pekan depan.

"Di Kanada, ada orang yang mempertaruhkan nyawa mereka setiap hari di garis depan covid-19 di ruamh sakit- rumah sakit dan mereka membutuhkan bantuan. Sekaranglah saatnya untuk menempatkan sumber daya dan kemampuan manufaktur kita bekerja demi kebaikan yang lebih besar," kata CEO Canada Goose Dani Reiss.

Selain itu, GAP yang bermarkas di San Francisco pun mengatakan akan menggunakan pabriknya untuk membuat APD. Selain itu, perusahaan juga akan menggunakan koneksinya dalam rantai pasokan global untuk mendapatkan masker juga APD.

Sebelumnya di awal bulan, LVMH, yang memiliki merek Louis Vuitton, mengatakan akan mulai memroduksi pembersih tangan untuk memenuhi kebutuhan penduduk Prancis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber BBC
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ekonomi Jawa Tengah Diprediksi Tumbuh 5,3 Persen, Didorong Investasi dan Konsumsi

Ekonomi Jawa Tengah Diprediksi Tumbuh 5,3 Persen, Didorong Investasi dan Konsumsi

Whats New
Saham Sektor Teknologi Catatkan Kenaikan Paling Tinggi Awal 2023, Ini Katalisnya

Saham Sektor Teknologi Catatkan Kenaikan Paling Tinggi Awal 2023, Ini Katalisnya

Whats New
Soal Jalan Berbayar, Bos Bluebird: Kalau Bisa Taksi Digratiskan

Soal Jalan Berbayar, Bos Bluebird: Kalau Bisa Taksi Digratiskan

Whats New
8 Penyakit Kritis yang Biaya Rawat Inapnya Ditanggung Asuransi

8 Penyakit Kritis yang Biaya Rawat Inapnya Ditanggung Asuransi

Whats New
Airlangga Sebut RI Tak Akan Setop Ekspor Sawit ke Eropa

Airlangga Sebut RI Tak Akan Setop Ekspor Sawit ke Eropa

Whats New
Kurangi Konsumsi Listrik, Perusahaan Wajib Bangun Infrastruktur Green Data Center

Kurangi Konsumsi Listrik, Perusahaan Wajib Bangun Infrastruktur Green Data Center

Rilis
Strategi Anak Usaha ABM Investama Perkuat Ekosistem Logistik Nasional

Strategi Anak Usaha ABM Investama Perkuat Ekosistem Logistik Nasional

Rilis
Larang Minyakita Dijual Online, Kemendag Turunkan 6.678 Tautan Toko 'Online'

Larang Minyakita Dijual Online, Kemendag Turunkan 6.678 Tautan Toko "Online"

Whats New
Program Kartu Prakerja Gelombang 48 Belum Dimulai, PMO: Baru Sekadar Daftar Akun

Program Kartu Prakerja Gelombang 48 Belum Dimulai, PMO: Baru Sekadar Daftar Akun

Whats New
Januari 2023, Penjualan Eceran Diprediksi Tumbuh 1,7 Persen secara Tahunan

Januari 2023, Penjualan Eceran Diprediksi Tumbuh 1,7 Persen secara Tahunan

Whats New
Dukung Promosi UMKM, GoSend Sediakan Wadah Komunitas Best Seller GoSend

Dukung Promosi UMKM, GoSend Sediakan Wadah Komunitas Best Seller GoSend

Whats New
Pesawat Susi Air Dibakar di Nduga, INACA Minta Keamanan Penerbangan Ditingkatkan

Pesawat Susi Air Dibakar di Nduga, INACA Minta Keamanan Penerbangan Ditingkatkan

Whats New
Kartu Prakerja Diperkenalkan Lagi di Forum PBB, Disebut Berdampak Positif untuk Kesejahteraan

Kartu Prakerja Diperkenalkan Lagi di Forum PBB, Disebut Berdampak Positif untuk Kesejahteraan

Whats New
Kementan Fokus Tuntaskan Arahan Presiden Tanam 1 Juta Batang Kelapa Sesuai Target

Kementan Fokus Tuntaskan Arahan Presiden Tanam 1 Juta Batang Kelapa Sesuai Target

Smartpreneur
Indonesia dan Malaysia Sepakat Lawan Diskriminasi Sawit oleh Uni Eropa

Indonesia dan Malaysia Sepakat Lawan Diskriminasi Sawit oleh Uni Eropa

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+