KILAS

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kebijakan Impor Bawang Belum Temui Titik Terang

Kompas.com - 29/03/2020, 11:46 WIB
Bawang putih impor asal China di Pasar Anyar Kota Tangerang, Rabu (12/2/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOBawang putih impor asal China di Pasar Anyar Kota Tangerang, Rabu (12/2/2020)

KOMPAS.com – Di tengah wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19), komoditas di pasar harus tetap tersedia dengan harga wajar dan stabil.

Untuk itu, Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengeluarkan kebijakan terkait impor bawang putih dan bawang bombai.

Namun, terdapat perbedaan kebijakan di antara kedua kementerian tersebut. Kementan tetap memberlakukan Rekomendasi Impor Produk Holtikultura (RIPH) untuk bawang putih dan bawang bombai.

Sementara itu, Kemendag melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 27 tahun 2020 menghapus syarat pengurusan RIPH dan Surat Perizinan Impor ( SPI) untuk importir bawang putih dan bawang bombai.

Baca juga: Harga Bawang Putih dan Bombai Naik, Kemendag Bebaskan Sementara Izin Impor Keduanya

Penghapusan itu memberi keleluasaan bagi pedagang asing untuk melakukan penetrasi langsung ke pasar Indonesia tanpa perlu memenuhi prosedur rekomendasi izin impor.

Perbedaan kebijakan antara Kementan dengan Kemendag pun berujung polemik yang menimbulkan ketidakpastian di dunia usaha.

Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi NasDem Charles Meikyansah mengatakan, RIPH dan SPI masih diperlukan dan baik tujuannya.

Menurut dia, RIPH dan SPI mewajibkan importir untuk menanam sedikitnya 5 persen bawang putih dari jumlah yang diimpor. Impor produk holtikultura juga sudah sangat jelas dalam UU 13/2010 tentang Holtikultura pasal 88 ayat 1.

"Impor produk holtikultura harus didasarkan pada keamanan produk, ketersediaan produk dalam negeri, standar mutu, keamanan bagi kesehatan manusia, dan lainnya,” kata Charles dalam keterangan tertulis, Minggu (29/3/2020).

Baca juga: HIPMI Kritisi Permendag Pembebasan Impor Bawang Putih

Ia melanjutkan, pemberlakuan RIPH dan SPI menunjukkan komitmen kuat Menteri Pertanian (Mentan) dalam mewujudkan swasembada komoditas bawang putih dan bawang bombai.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X