Pemerintah Jelaskan Asal Bantuan APD untuk Jateng Bukan dari China

Kompas.com - 30/03/2020, 13:05 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memastikan distribusi bantuan coverall di Wisma Perdamaian Semarang, Selasa (24/3/2020). KOMPAS.com/pemprov jatengGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memastikan distribusi bantuan coverall di Wisma Perdamaian Semarang, Selasa (24/3/2020).

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam tayangan Kompas TV menunjukkan APD untuk tenaga medis yang bertuliskan Made in Indonesia tertulis jelas. Dirinya sontak terkejut mengetahui baju APD yang akan disalurkan merupakan buatan anak bangsa.

"Jadi ini diambil dari China, yang menarik kamu lihat dari sini, Made in Indonesia. Ternyata Made in Indonesia. Ini sesuatu produk yang luar biasa. Mudah-mudahan ini, bisa menjadi pembelajaran," ucapnya.

"Meskipun saya tidak bisa membaca ini (huruf aksara Korea), tapi saya bisa baca Made in Indonesia. Ini yang sekarang langsung kita bagi," sambung Ganjar.

Bantuan baju APD tenaga medis yang jumlahnya hampir 10.000 item tersebut rencananya akan didistribusikan ke 61 rumah sakit di Jawa Tengah. Rumah Sakit Moewardi, Surakarta diketahui juga turut membuat baju APD tenaga medis.

Baca juga: Akibat Lockdown, Banyak Orang India Tak Sanggup Bayar Kontrakan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.