Kompas.com - 30/03/2020, 16:40 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan di pasar spot Senin (30/3/2020) kembali melemah.

Mengutip data Bloomberg rupiah ditutup pada level Rp 16.338 per dollar AS atau melemah 168 poin (1,04 persen) dibandingkan penutupan Jumat lalu pada Rp 16.170 per dollar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan pelemahan ini terjadi karena kekhawatiran investor terkait pernyataan IMF pada pekan lalu yang menyatakan virus corona berpotensi membawa kondisi krisis global.

“Pandemi virus corona bisa membawa badai krisis ekonomi global menimbulkan kepanikan di pasar keuangan,” kata Ibrahim.

Baca juga: Ini Cara Cari Rumah dan Ajukan KPR Secara Online

Sementara itu, rencana lockdown yang saat ini sedang dibahas juga dikhawatirkan bakal berdampak pada pelemahan ekonomi domestik.

“Pemerintah berencana membatasi akses ke Jabodetabek alias lockdown. (Namun) langkah ini masih menunggu hasil rapat terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden Joko Widodo hari ini,” ungkap Ibrahim.

Meski demikian langkah lockdown diperkirakan hanya dilakukan untuk melarang kendaraan pribadi dan angkutan orang untuk masuk, sementara angkutan logistik masih diperbolehkan.

Baca juga: Pemerintah Larang PNS Mudik Lebaran

Hal ini juga berlaku untuk kereta api yang memiliki rute perjalanan dari dan menuju Jabodetabek. Selanjutnya penutupan ruas jalan, kemungkinan akan dilakukan blokade di sejumlah titik.

Di Indonesia, hingga Minggu kemarin sudah ada 1.285 kasus positif Covid-19, dengan jumlah korban meninggal mencapai 114 orang dan 64 orang sembuh. Jumlah kematian ini jauh lebih banyak dibandingkan negara tetangga yaitu Australia.

“Banyak pengamat yang mengatakan kemungkinan puncak pandemi Covid-19 di Indonesia adalah di bulan April 2020, sehingga pemerintah harus lebih berhati-hati lagi guna untuk memutus rantai virus Covid-19 tersebut sehingga apa yang ditakutkan, tidak terjadi,” kata Ibrahim.

Baca juga: Catat, PNS Kerja dari Rumah hingga 21 April 2020

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Earn Smart
Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Spend Smart
Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Whats New
Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Whats New
Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Rilis
Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Whats New
Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Whats New
Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Whats New
Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Whats New
Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Whats New
Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Whats New
Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Whats New
Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Whats New
BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

Whats New
PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.