Ada Corona, Erick Thohir Pastikan Proyek Kereta Cepat Tetap Jalan

Kompas.com - 30/03/2020, 17:39 WIB
Pemasangan girder pertama Kereta Cepat jakarta-Bandung, Senin (30/9/2019). Hilda B Alexander/Kompas.comPemasangan girder pertama Kereta Cepat jakarta-Bandung, Senin (30/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Erick Thohir mengatakan, proyek yang dikerjakan perusahaan pelat merah akan tetap berjalan meski Indonesia tengah dilanda virus corona.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya tengah mengkaji proyek mana saja yang akan terus dilanjutkan atau ya g ditunda di tengah pandemi ini.

“Tentu memang kita sedang adakan review, cashflow BUMN seperti apa, proyek mana yang didahulukan, mana yang harus ditunda, karena tidak mungkin ditunda semua," ujar Erick dalam video conference dengan wartawan, Senin (30/3/2020).

Baca juga: Bagaimana Perkembangan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung?

Erick menambahkan, proyek yang akan tetap dilanjutkan, yakni proyek yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Misalnya, proyek pembangkit listrik 35.000 Mega Watt.

“Banyak sekali proyek strategis di BUMN, apakah pembangunan TPPI, refinery, atau destinasi wisata di Lombok di Bali dan lain-lainnya ini harus tetap berjalan,” kata Erick.

Selain itu, proyek kereta api semi cepat Jakarta-Bandung juga dipastikan akan tetap berjalan.

“Jadi yang namanya KPI, terutama yang ditargetkan Bapak Presiden kita jalan terus, termasuk kereta cepat. Cuma memang saat ini karena kondisi partner kita dengan China, tentu pekerja asingnya belum bisa masuk, tentu pasti ada delay-delay, tapi proyek masih jalan terus,” ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X