Freeport Indonesia Benarkan Seorang Karyawannya Tewas akibat Penembakan

Kompas.com - 30/03/2020, 19:41 WIB
Pemandangan area tambang Grasberg Mine di Kabupaten Mimika, Papua, yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia, Minggu (15/2). Lubang menganga sedalam 1 kilometer dan berdiameter sekitar 4 kilometer itu telah dieksploitasi Freeport sejak 1988. Hingga kini, cadangan bijih tambang di Grasberg Mine tersisa sekitar 200 juta ton dan akan benar-benar habis pada 2017 nanti.

Kompas/Aris Prasetyo (APO)
15-02-2015     ARIS PRASETYOPemandangan area tambang Grasberg Mine di Kabupaten Mimika, Papua, yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia, Minggu (15/2). Lubang menganga sedalam 1 kilometer dan berdiameter sekitar 4 kilometer itu telah dieksploitasi Freeport sejak 1988. Hingga kini, cadangan bijih tambang di Grasberg Mine tersisa sekitar 200 juta ton dan akan benar-benar habis pada 2017 nanti. Kompas/Aris Prasetyo (APO) 15-02-2015

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Freeport Indonesia memastikan, seorang karyawannya tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kuala Kencana, Timika, Mimika, Papua, Senin (30/3/2020).

"Kami sangat berduka atas kehilangan satu orang rekan karyawan yang meninggal dalam kejadian penembakan yang terjadi di area perkantoran PT Freeport Indonesia, di Kuala Kencana, Timika, Papua," ujar manajemen Freeport dalam keterangan tertulis, Senin.

Freeport juga melaporkan, ada enam orang karyawan lainnya yang menjadi korban penembakan.

Baca juga: Anggota KKB Tembak 3 Karyawan Freeport, 1 Tewas, 2 Luka-luka

Dua korban mengalami luka serius dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Tembagapura.

"Empat orang korban lain dalam insiden penembakan ini mengalami cedera ringan dan telah mendapatkan perawatan di lokasi," tutur Freeport.

Lebih lanjut, merespon insiden tersebut Freeport menyebutkan pasukan keamanan pemerintah dan pihak sekuriti perusahaan telah mengamankan lokasi kejadian dan telah mengevakuasi semua karyawan dari kantor dan kawasan yang berada di dekatnya.

"Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan para karyawan dan keluarga mereka," ucap Freeport.

Baca juga: KKB Tembaki Karyawan Freeport, Satu WNA Tewas, Ini Penjelasan Kapolda Papua

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal membenarkan adanya insiden penembakan yang dilakukan oleh KKB pada hari ini, Senin, pukul 14.00 waktu setempat.

"Telah terjadi penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata terhadap 3 orang karyawan PT Freeport Indonesia yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka,” ujarnya, Senin.

Korban tewas berinisial GTW (57) yang merupakan warga negara Selandia Baru. Kemudian, korban luka-luka berinisial JMB (49) dan US (52).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X