Hampir Seluruh Anggota G20 Diprediksi Resesi, Kecuali RI dan 2 Negara Ini

Kompas.com - 31/03/2020, 14:54 WIB
Ilustrasi virus corona (COVID-19). KemenkesIlustrasi virus corona (COVID-19).

 

Lebih rendah dibanding pertumbuhan ekonomi 2019 yang sebesar 6,1 persen.

Baca juga: Ekonomi Mulai Bergerak, Bank Sentral China Pangkas Suku Bunga Acuan

"Perlambatan akan terkonsentrasi pada kuartal I tahun ini dan masih akan tetap terasa di kuartal II. Pertumbuhan akan pulih pada paruh kedua tahun ini ketika China biasanya menghasilkan sebagian besar PDB-nya," tulis The Economist.

Kawasan Eropa

Kawasan Eropa akan menjadi salah satu daerah yang paling terpukul, dengan membukukan resesi setahun penuh sebesar 5,9 persen.

Lebih rinci, pertumbuhan ekonomi Jerman sebesar -6,8 persen, Perancis -5 persen, dan Italia -7 persen.

Di Jerman, sebagian besar sektor manufaktur sangat berorientasi ekspor. Artinya negara tersebut secara khusus akan terkena gangguan rantai pasokan dan permintaan global yang lemah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Akibatnya, pemulihan yang kami harapkan pada paruh kedua tahun 2020 di negara zona euro lainnya akan terwujud jauh lebih lambat di Jerman," ungkapnya.

Baca juga: Ada 9 Negara Eropa yang Berencana Terbitkan Obligasi Corona, Apa Itu?

Amerika Latin

Selain zona Eropa, prospek pertumbuhan juga sangat buruk di negara-negara Amerika Latin. Pertumbuhan negara Argentina akan terkontraksi sebesar -6,7 persen, Brazil -5,5 persen, dan Meksiko -5,4 persen.

Meksiko sendiri sangat bergantung pada tren di AS. Artinya bila pertumbuhan PDB di AS menurun, tentu akan memberikan tekanan para prospek pertumbuhan Meksiko.

Di seluruh kawasan, gangguan bisnis akan menyebabkan investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) turun tajam.

Hal ini akan sangat merusak wilayah-wilayah yang memiliki tabungan domestik lemah. Dengan FDI menyumbang 3 persen dari PDB dan 15 persen dari total investasi tetap.

Sementara itu, untuk negara-negara Amerika Selatan, pendekatan musim dingin di belahan bumi selatan meningkatkan prospek epidemi yang sulit dan berkepanjangan.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.