Menghijau Sepanjang Selasa, Bagaimana Proyeksi IHSG Hari Ini?

Kompas.com - 01/04/2020, 08:40 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu.
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah betah menghijau selama perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (31/3/2020), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini Rabu (1/4/2020) diproyeksikan akan mengalami tekanan.

IHSG kemarin ditutup pada level 4.538,93 atau naik 124,43 poin (2,82 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 4.414,5.

Direktur Anugerah Mega Investama, Hans Kwee menyebut tekanan ini terjadi akibat indeks bursa saham AS yang kembali merah pada penutupan perdagangan kemarin. Hal ini karena tingkat kepercayaan konsumen AS turun akibat mengingkatnya wabah virus corona di negara tersebut.

Baca juga: Ini 12 Program untuk Bantu Driver Gojek di Tengah Wabah Corona

“Tingkat kepercayaan konsumen AS turun, mungkin orang mulai khawatir karena AS mulai mengalami tekanan karena jumlah penduduk yang terkena virus corona meningkat. Tekanan ini akan menyebabkan IHSG juga tertekan,” kata Hans kepada Kompas.com.

Kemarin, Indeks saham AS ditutup merah. Dow Jones Industrial Average turun 3,87 persen, S&P 500 juga turun 1,6 persen dan Nasdaq juga turun 0,95 persen. Dollar Index juga mengalami penurunan sebesar 0,12 persen.

Hans mengatakan pengurangan tingkat kepercayaan konsumen AS karena terjadi lonjakan virus corona yang naik dalam semalam sebesar 14 persen atau sebanyak 77.000 orang. Hal ini menyebabkan masyarakat khawatir dengan perekonomian AS.

Baca juga: Organda Dukung Wacana Larangan Mudik Lebaran 2020

“Di AS lockown dilakukan di beberapa kota, ini berpotensi merusak perekonomian di negara tersebut, karena itu pasar Indonesia hari ini (mungkin) akan terkoreksi turun karena kekhawatiran global,” kata dia.

Di sisi lain, indeks saham Eropa mengalami kenaikan, dimana hal ini terdorong oleh rilis data Purchasing Managers Index (PMI) China yang menunjukkan peningkatan. Hal ini mendorong indeks saham Eropa menghijau.

Indeks saham Eropa seperti FTSE naik 1,95 persen, dilanjutkan oleh Xetra Dax yang juga naik 1,22 persen.

Hans memproyeksikan pergerakan IHSG hari ini support pada level 4.416 sampai dengan level 4.317 dan resistance pada level 4.569 sampai level 4.697.

Baca juga: Daftar Lengkap Bank dan Perusahaan Leasing yang Beri Kelonggaran Kredit



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X