Perppu Corona Dinilai Cukup Responsif

Kompas.com - 01/04/2020, 22:11 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah resmi merelaksasi beberapa ketentuan perpajakan guna mespons pandemi virus corona melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Negara.

Direktur Eksekutif Center For Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menyambut baik kebijakan ini. Menurut dia, langkah ini sudah cukup responsif merespon perlambatan ekonomi yang diakibatkan virus corona.

"Khusus untuk bidang perpajakan, menurut saya juga sudah cukup responsif," katanya kepada Kompas.com, Rabu (1/4/2020).

Salah satu kebijakan yang ia soroti ialah diturunkannya tarif pajak penghasilan (PPh) badan dari semula 25 persen menjadi 22 persen.

Baca juga: Topang Ekonomi, DPR Apresiasi Pemerintah Terbitkan Perppu Corona

Selain itu, ia juga menyambut baik keputusan pemerintah terhadap pengenaan pajak atas perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE), seperti aplikasi Netflix atau Zoom yang saat ini tengah ramai digunakan.

"Meski di tataran implementasi perlu dipikirkan mekanisme yang efektif, dan keselarasannya kelak dengan global framework OECD yang akan dituntaskan," tuturnya.

Kemudian, terkait keputusan perpanjangan waktu pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban perpajakan, Yustinus menilai selaras dengan kebutuhan wajib pajak saat ini. Saat ini pemerintah tengah gencar mengimbau untuk tidak berkegiatan di luar rumah.

"Tinggal dalam implementasinya lebih luwes, menyesuaikan masa tanggap darurat Pemerintah dan kesesuaian dengan Indikator Kinerja Utama," ujar dia.

Kendati demikian, Yustinus menyarankan kepada pemerintah untuk melakukan evaluasi dan perluasan terhadap pemberian insentif ke berbagai sektor usaha terdampak virus corona.

"Saya memuji kemauan mendengarkan dan mengikuti saran pertimbangan banyak pihak," ucap dia.

Baca juga: Perppu Izinkan BI Bailout Bank Sistemik, Gubernur BI: Kami Berusaha Itu Tidak Terjadi



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X