KILAS

Kemnaker Berdayakan Pekerja Korban PHK karena Terdampak Covid-19

Kompas.com - 02/04/2020, 19:03 WIB
Plt Dirjen Binwasnaker & K3 Iswandi Hari, saat meninjau penyemprotan disinfektan di PT Martina Berto Jakarta, Kamis (2/4/2020). DOK. Humas Kementerian KetenagakerjaanPlt Dirjen Binwasnaker & K3 Iswandi Hari, saat meninjau penyemprotan disinfektan di PT Martina Berto Jakarta, Kamis (2/4/2020).

KOMPAS.com – Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker) telah memodifikasi program untuk pekerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Pelaksana tugas (Plt) Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan & Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Dirjen Binwasnaker & K3) Iswandi Hari mengatakan, modifikasi dilakukan sesuai kebutuhan dan potensi masyarakat setempat atau dikenal dengan istilah pengembangan padat karya berbasis sumber daya lokal.

Ia mengatakan Kemnaker juga melibatkan karyawan ter-PHK dalam penyemprotan disinfektan, di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Pulogadung, Jakarta.

Hal tersebut sejalan dengan ajakan Kemnaker agar perusahaan aktif melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan kerja, guna memberi ketenangan kepada pekerja.

Baca juga: Korban PHK Dampak Corona Dapat Rp 1 Juta Per Bulan Per Orang untuk 3 Bulan

“Selain untuk mencegah penyebaran Covid-19 di perusahaan, juga sebagai bentuk pemberdayaan teman-teman ter-PHK agar kembali produktif,” kata Iswandi, saat meninjau penyemprotan disinfektan di PT Martina Berto Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Iswandi mengatakan, nantinya para pekerja ter-PHK tersebut akan mendapat insentif untuk tambahan penghasilan.

“Mereka akan dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD), serta dilatih dan didampingi instruktur profesional,” kata Iswandi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X