Investasi Emas Online, Ini Untung dan Ruginya

Kompas.com - 05/04/2020, 18:39 WIB
Karyawan menunjukkan emas batangan bergambar shio anjing tanah saat diluncurkan di Jakarta, Kamis (18/1/2018). PT Antam meluncurkan produk emas batangan seberat 88 gram bermotif anjing tanah edisi khusus Tahun Baru Imlek 2569 yang jatuh pada bulan Februari 2018. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGKaryawan menunjukkan emas batangan bergambar shio anjing tanah saat diluncurkan di Jakarta, Kamis (18/1/2018). PT Antam meluncurkan produk emas batangan seberat 88 gram bermotif anjing tanah edisi khusus Tahun Baru Imlek 2569 yang jatuh pada bulan Februari 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Zaman semakin canggih, investasi emas yang ditawarkan untuk masyarakat, termasuk generasi milenial kian mudah dan murah. Tinggal klik dari ponsel, kamu sudah bisa investasi emas secara online.

Tidak ada lagi kata susah dan ribet. Semua dapat dilakukan hanya dalam satu genggaman
tangan saja.

Emas merupakan salah satu ladang investasi favorit banyak orang karena dianggap paling
aman (safe haven). Alasannya, investasi emas memiliki keunggulan dari sisi nilai yang relatif
lebih stabil, imbal hasil cukup menggiurkan, minim risiko, serta mudah diuangkan.

Baca juga: Perbandingan Harga Emas Antam Sekarang dan Tahun Lalu, Naiknya Fantastis

Di tengah wabah virus corona atau Covid-19, harga emas terbang jauh meninggalkan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) maupun kurs rupiah yang justru melemah tajam. Harga emas pun diprediksi akan terus meningkat dalam jangka panjang.

Jangan galau, buat kamu yang ingin investasi emas secara daring atau online, pahami dulu
keuntungan dan kerugian, seperti dikutip dari Cermati.com, Minggu (5/4/2020).

Keuntungan Investasi Emas Online

Investasi emas secara online memang memberikan ‘kenikmatan’ bagi calon investor. Berikut
7 keuntungan atau kelebihan investasi emas online.

1. Mudah dan praktis

Kamu dapat melakukan transaksi jual beli emas online di manapun dan kapanpun asal terhubung dengan jaringan internet. Tidak perlu antre datang ke kantor cabang, semua dapat dilakukan secara online.

Baca juga: Harga Emas Antam Bisa Tembus Rp 1 Juta Per Gram?

2. Bisa ditransfer

Bukan hanya uang yang bisa ditransfer atau dikirim ke rekening, emas pun demikian. Dapat ditransfer ke pemilik akun lain asalkan menggunakan aplikasi atau platform yang sama.

3. Modal receh

Investasi emas online tidak membutuhkan modal ratusan, bahkan jutaan rupiah. Dewasa ini, ada e-commerce yang menawarkan investasi emas dengan modal receh, mulai dari Rp 100 saja.

 

4. Mudah dipantau

Kamu atau investor dapat memantau perkembangan harga emas setiap saat secara real time. Termasuk melakukan transaksi jual atau beli emas langsung saat itu juga.

5. Tersedia fisik emas

Meski investasi online, tapi kamu dapat manarik emas secara fisik. Jadi bukan abal-abal hanya virtual. Biasanya fisik emas akan dikirim ke alamat kamu, dilengkapi dengan sertifikat maupun asuransi pengiriman.

Baca juga: Apa Perbedaan Emas Batangan Antam Vs UBS?

6. Gratis biaya administrasi

Sistem online memang membuat segalanya jauh lebih murah, termasuk investasi emas online. Biaya-biaya investasi yang umumnya dikenakan kepada investor saat investasi secara offline, namun begitu lewat online, gratis biaya, seperti biaya administrasi.

Selain itu, jika kamu bertransaksi jual beli emas online, antara harga jual dan harga beli, selisihnya tidak terlalu jauh.

7. Tidak perlu pusing soal tempat penyimpanan emas

Investasi emas secara fisik selalu diribetkan dengan tempat penyimpanan. Di rumah tidak punya brankas, hanya bisa menyimpan di bawah bantal atau tempat tidur, di laci lemari yang penuh risiko kehilangan atau pencurian.

Tapi dengan investasi emas online, kamu tidak perlu memikirkan tempat penyimpanan emas tersebut. Umumnya, perusahaan tempatmu berinvestasi sudah memiliki brankas khusus.

Baca juga: Tahan Dulu Beli Emas Antam, Mengapa Begitu?

Kerugian Investasi Emas Online

Apapun jenisnya, investasi pasti memiliki risiko. Begitupun dengan investasi emas online.

Berikut beberapa kerugian atau kelemahan investasi emas online.

 

1. Belum Mampu Menjangkau Semua Lapisan Masyarakat

Investasi emas online perlu menggunakan teknologi, salah satunya gadget atau smartphone. Sistem ini belum mampu menjangkau masyarakat yang gagap teknologi alias gaptek, di antaranya orang-orang lanjut usia, warga yang berada di desa terpencil dan terpelosok.

Padahal potensinya sangat besar.

2. Rawan Kena Pembobolan

Investasi emas online bisa dibilang sangat berisiko. Paling rawan adalah kena hacking, pembobolan, atau phising untuk mencuri akun dan menggasak semua milikmu.

Jadi kamu perlu waspada dan ketahui dulu sistem keamanan investasi emas online yang diterapkan perusahaan penyedia platform tersebut sebelum memutuskan untuk menanamkan modal.

Pastikan Investasi Emas Online Secara Resmi

Buka mata lebih jeli. Saat ini banyak investasi online palsu bertebaran mencari mangsa.

Jangan sampai kamu jadi korban investasi emas online bodong. Pastikan memilih
perusahaan penyedia platform investasi terpercaya dan terdaftar resmi di regulator, seperti
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi
(Bappebti) Kementerian Perdagangan.

 

Artikel ini merupakan kerja sama Kompas.com dan Cermati.com. Isi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Cermati.com.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X