Penutupan Sesi I, IHSG Menghijau, Rupiah Melemah

Kompas.com - 06/04/2020, 12:06 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi IHSG

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (6/4/2020), terlihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau.

Namun, hal ini tidak terjadi pada kurs rupiah yang masih melemah sejak pagi.

Kurs referensi di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) terpantau melemah menjadi Rp 16.556 per dollar AS dibandingkan sebelumnya, yakni Rp 16.464 per dollar AS.

Baca juga: Melemah, Berikut Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Berdasarkan data Bloomberg posisi rupiah pukul 11.00 WIB terpantau melemah 70 poin (0,43 persen) pada level Rp 16.500 per dollar AS dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 16.430 per dollar AS.

Sementara itu dari data RTI, pada pukul 11.30 WIB, IHSG berada pada level 4.680,23 atau naik 1,23 persen (56,8 poin) dibanding penutupan sebelumnya 4.623,42.

Sebanyak 263 saham melaju di zona hijau dan 145 saham merah. Sedangkan 117 saham lainnya stagnan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 4,07 triliun dengan volume 5,3 miliar saham. IHSG sempat menyentuh titik tertinggi pada level 4.741,8 dan titik terendah pada level 4.623,42.

Baca juga: Dibuka Menguat, IHSG Dekati Level 4.700

Beberapa saham Asia terpantau berada di zona hijau, seperti Hang Seng yang naik 1,11 persen, Strait Times naik 2,46 persen dan Nikkei berada juga naik 2,58 persen.

Sementara indeks aham unggulan LQ 45 juga terpantau naik 0,95 persen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Minta 4 Provinsi Buat Laporan Khusus Penyebab Tingginya Kematian akibat Covid-19

Luhut Minta 4 Provinsi Buat Laporan Khusus Penyebab Tingginya Kematian akibat Covid-19

Whats New
Hadirkan Tayangan Anak Berkualitas, IndiHome Luncurkan IndiKids Tepat di Hari Anak Nasional

Hadirkan Tayangan Anak Berkualitas, IndiHome Luncurkan IndiKids Tepat di Hari Anak Nasional

Whats New
Indonesia-Malaysia Bahas 7 Poin Penting Terkait Sistem Penempatan Pekerja Migran

Indonesia-Malaysia Bahas 7 Poin Penting Terkait Sistem Penempatan Pekerja Migran

Rilis
Mau Karier Maju? Simak 5 Tips Berikut Ini

Mau Karier Maju? Simak 5 Tips Berikut Ini

Work Smart
4 Risiko Melunasi Utang Lebih Cepat Tanpa Rencana Keuangan

4 Risiko Melunasi Utang Lebih Cepat Tanpa Rencana Keuangan

Spend Smart
Terapkan 5 Hal Ini agar Investasi Tokcer di Masa Pandemi

Terapkan 5 Hal Ini agar Investasi Tokcer di Masa Pandemi

Earn Smart
Apa Itu Kode Referral yang Sering Dipakai untuk Promosi?

Apa Itu Kode Referral yang Sering Dipakai untuk Promosi?

Earn Smart
Pertamina Distribusikan 1.335 Ton Oksigen ke 206 Rumah Sakit

Pertamina Distribusikan 1.335 Ton Oksigen ke 206 Rumah Sakit

Whats New
[TREN LOVE KOMPASIANA] 'Deep Talk' dengan Pasangan | Mengatasi Hubungan Beda Kota hingga Negara

[TREN LOVE KOMPASIANA] "Deep Talk" dengan Pasangan | Mengatasi Hubungan Beda Kota hingga Negara

Rilis
Bambang Brodjonegoro Diangkat Jadi Presiden Komisaris Oligo Infrastruktur

Bambang Brodjonegoro Diangkat Jadi Presiden Komisaris Oligo Infrastruktur

Whats New
Harga Cabai Rawit-Rokok Naik Tipis, BI Prediksi Inflasi Pekan Keempat Juli 0,01 Persen

Harga Cabai Rawit-Rokok Naik Tipis, BI Prediksi Inflasi Pekan Keempat Juli 0,01 Persen

Whats New
Berlaku Besok, Ini Jadwal Terbaru Operasional MRT Jakarta Selama PPKM

Berlaku Besok, Ini Jadwal Terbaru Operasional MRT Jakarta Selama PPKM

Rilis
Indonesia Bikin Laptop Merah Putih, Berapa Besar Kandungan Lokalnya?

Indonesia Bikin Laptop Merah Putih, Berapa Besar Kandungan Lokalnya?

Whats New
Pemerintah Berencana Ganti PPnBM dengan PPN, Apa Bedanya?

Pemerintah Berencana Ganti PPnBM dengan PPN, Apa Bedanya?

Whats New
Sandiaga Uno: Masyarakat Jangan Pilih-pilih Vaksin

Sandiaga Uno: Masyarakat Jangan Pilih-pilih Vaksin

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X