Malaysia Kembali Gelontorkan Stimulus, Pekerja UKM Dapat Tambahan Gaji

Kompas.com - 07/04/2020, 11:40 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Pemerintah Malaysia mengalokasikan anggaran tambahan sebesar 10 miliar ringgit atau setara dengan Rp 37,7 triliun sebagai stimulus untuk perekonomian mereka di tengah pandemik virus corona.

Dikutip dari Straits Times Selasa (/4/2020),  stimulus tersebut bakal digelontorkan untuk perusahaan-perusahaan, terutama dari sektor usaha kecil menengah (UKM) yang mengalami kesulitan di tengah pandemi.

Sebagian besar anggaran tersebut bakal digunakan sebagai subsidi upah yang jumlahnya melonjak dua kali lipat menjadi 13,8 miliar ringgit dari 5,9 miliar ringgit yang diumumkan pemerintah tahun lalu.

Tambahan alokasi anggaran tersebut muncul setelah banyak protes yang diajukan, terutama dari kalangan pengusaha UKM yang merasa tak puas dengan paket stimulus sebesar 250 miliar ringgit yang digelontorkan oleh pemerintah setempat pada 27 Maret lalu.

Baca juga: Lockdown, Warga Malaysia yang Panik Serbu Supermarket

Pasalnya, dari alokasi tersebut hanya seper sepuluhnya saja yang merupakan pengeluaran fiskal dari pemerintah, sisanya dalam bentuk pelonggaran tabungan pensiun dan pelonggaran kredit.

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengatakan, stimulus tersebut diperkirakan bisa menjamin 4,8 juta pekerja dari sektor UKM.

"Sektor ini berkontribusi setidaknya dua pertiga dari keseluruhan pekerja di Malaysia, dan berkontribusi hampir 40 persen terhadap perekonomian. Dengan demikian menjadi penting bagi kami untuk memastikan sektor UKM tetap stabil dan bisa menghadapi tekanan dan tantangan ekonomi yang akan memukul kita semua saat ini," ujar dia.

Dengan tambahan anggaran tersebut, sebelumnya subsidi sebesar 600 ringgit atau setara dengan Rp 2,1 juta untuk pekerja dengan rata-rata gaji tertinggi sebesar Rp 14 juta bakal ditambah.

Besaran tambahan subsidi tersebut beragam, sesuai dengan jumlah pegawai yang dipekerjakan oleh UKM yang bersangkutan.

Baca juga: Jokowi Siapkan Rp 150 Triliun untuk Dunia Usaha, Bagaimana Skema Penyalurannya?

Untuk UKM yang jumlah pekerjanya di bawah 75 orang, setiap pekerja akan mendapat subsidi gaji dari Pemerintah sebesar 1.200 ringgit atau sekitar Rp 4,5 juta.

Sedangkan UKM yang jumlah pekerjanya antara 75 hingga 200 orang, setiap pekerja akan menerima subsidi gaji dari pemerintah sebesar 800 ringgit atau sekitar Rp 3 juta. Sedangkan UKM yang pekerjanya di atas 200 orang, setiap pekerja mendapat subsidi gaji 600 ringgit atau sekitar Rp 2,3 juta.

Untuk 300.000 pelaku usaha mikro juga bakal mendapatkan anggaran hibah dari pemerintah sebesar 3.000 ringgit atau sekitar Rp 10,5 juta dengan total anggaran mencapai 2,1 miliar ringgit.

Pemerintah setempat juga melonggarkan skema penyaluran kredit mikro menjadi 700 juta ringgit dengan bunga 0 persen dari yang sebelumnya 2 persen.

Baca juga: Kembali Keluarkan Stimulus Rp 57 Triliun, Singapura Subsidi Gaji Pekerja

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Peran Industri Telekomunikasi Mendukung Potensi Startup di Indonesia?

Bagaimana Peran Industri Telekomunikasi Mendukung Potensi Startup di Indonesia?

Whats New
Biaya Rp 2.500, Simak Cara Transfer Antarbank via BI Fast di BRImo

Biaya Rp 2.500, Simak Cara Transfer Antarbank via BI Fast di BRImo

Spend Smart
Jasindo Salurkan Pendanaan Senilai Rp 900 Juta untuk Kelompok Tani Ternak di Tulungagung

Jasindo Salurkan Pendanaan Senilai Rp 900 Juta untuk Kelompok Tani Ternak di Tulungagung

Whats New
Upaya Subholding Gas Pertamina Tingkatkan Penggunaan dan Pengembangan Infrastruktur Gas Bumi

Upaya Subholding Gas Pertamina Tingkatkan Penggunaan dan Pengembangan Infrastruktur Gas Bumi

Whats New
Bakal Ditinjau Jokowi, Pekerjaan Kavling Kawasan Inti IKN Nusantara Dimulai Januari 2023

Bakal Ditinjau Jokowi, Pekerjaan Kavling Kawasan Inti IKN Nusantara Dimulai Januari 2023

Whats New
Kompasianival Hadir Kembali Secara Offline, Angkat Tema 'Kelana Masa Depan'

Kompasianival Hadir Kembali Secara Offline, Angkat Tema "Kelana Masa Depan"

Rilis
Pelaku Industri Properti Optimistis Bisnis Tetap Tumbuh Positif Tahun Depan

Pelaku Industri Properti Optimistis Bisnis Tetap Tumbuh Positif Tahun Depan

Whats New
Tak Setuju Kenaikan Cukai Rokok 10 Persen, Petani Tembakau Usul 5 Persen

Tak Setuju Kenaikan Cukai Rokok 10 Persen, Petani Tembakau Usul 5 Persen

Whats New
Telefast, Volta, dan MCAS Group Kerja Sama Kembangkan Bisnis Kendaraan Listrik

Telefast, Volta, dan MCAS Group Kerja Sama Kembangkan Bisnis Kendaraan Listrik

Whats New
Ada Tren Kenaikan Suku Bunga BI, Ini Dampaknya ke Bunga Simpanan Bank

Ada Tren Kenaikan Suku Bunga BI, Ini Dampaknya ke Bunga Simpanan Bank

Whats New
Yakin Produksi Beras Dalam Negeri Cukup, Mentan: Cek Saja Data BPS

Yakin Produksi Beras Dalam Negeri Cukup, Mentan: Cek Saja Data BPS

Whats New
Survei Grab: Mie Instan dan Nasi Goreng adalah Menu yang Paling Banyak Dipesan di GrabMart dan GrabFood

Survei Grab: Mie Instan dan Nasi Goreng adalah Menu yang Paling Banyak Dipesan di GrabMart dan GrabFood

Whats New
Menteri Teten Resmi Pecat PNS Kemenkop UKM Pelaku Kekerasan Seksual

Menteri Teten Resmi Pecat PNS Kemenkop UKM Pelaku Kekerasan Seksual

Whats New
10 Asosiasi Pengusaha Resmi Ajukan Uji Materi Permenaker Upah Minimum 2023 ke MA

10 Asosiasi Pengusaha Resmi Ajukan Uji Materi Permenaker Upah Minimum 2023 ke MA

Whats New
Genjot Sektor Finansial dan Teknologi, Hanwa Life Gandeng Lippo Group

Genjot Sektor Finansial dan Teknologi, Hanwa Life Gandeng Lippo Group

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.