SKK Migas dan Kontraktor Beri Bantuan ke Daerah Terdampak Corona

Kompas.com - 07/04/2020, 13:30 WIB
Ilustrasi Covid-19 ShutterstockIlustrasi Covid-19
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) melakukan penggalangan dana untuk memberikan bantuan kepada daerah terdampak virus corona (Covid-19).

Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Sulistya Hastuti Wahyu mengatakan, total bantuan yang telah disalurkan berjumlah Rp 5.060.189.416 dan dialokasikan kepada 11 (sebelas) Provinsi yang terdampak.

"Bantuan-bantuan yang diberikan berupa Alat Pelindung Diri (APD), suplemen makanan, dan kegiatan disinfektan di fasilitas-fasilitas umum," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Pendaftaran Seluruh Sekolah Kedinasan Pemerintah Ditunda!

Meski industri hulu migas juga terdampak, Sulistya menambah, namun hal tersebut tidak menjadi halangan untuk terus membantu Pemerintah Pusat dan Daerah dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Sejak awal pandemi Covid-19 mulai terdeteksi di Provinsi yang terdapat wilayah kerja hulu migas, SKK Migas langsung menggerakkan KKKS di wilayah tersebut untuk aktif memberikan bantuan, utamanya kepada tenaga kesehatan, masyarakat, dan aparatur daerah," tuturnya.

Selain memberikan bantuan, SKK Migas juga telah meminta KKKS untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah kerja masing-masing dengan cara melakukan pemeriksaan kesehatan dan pemantauan kepada pekerja yang akan berangkat ke lapangan, membatasi jumlah pekerja di lapangan, serta mengurangi kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pengusaha Tak Jamin Bayar Penuh Gaji dan THR Para Pekerja

Rencananya, SKK Migas bersam KKKS akan kembali mengumpulkan sumbangan dana bantuan yang akan difokuskan kepada masyarakat.

“Bantuan selanjutnya akan kami fokuskan ke dalam bentuk makanan pokok, mengingat pembatasan sosial masih diberlakukan dan sebentar lagi akan masuk Bulan Puasa, kami berharap dengan bantuan ini masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh bahan makanan pokok.” ujar Sulistya.

Bukan hanya melalui bantuan melalui korporasi, SKK Migas melalui pegawai secara swadaya melaksanakan penggalangan dana untuk pembelian peralatan kesehatan yang dibutuhkan rumah sakit.

Sulistya melapporkan, sampai dengan tanggal 3 April 2020 bantuan yang sudah disalurkan berjumlah Rp 457.023.561? untuk 26 (dua puluh enam) rumah sakit atau instansi di wilayah Pulau Jawa.

Baca juga: Dampak Virus Corona, 1.226 Hotel di Indonesia Tutup



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.