Kompas.com - 07/04/2020, 14:23 WIB
Ilustrasi pesawat ShutterstockIlustrasi pesawat

JAKARTA, KOMPAS.com - Akibat pandemi virus corona (Covid-19), kondisi yang dihadapi maskapai penerbangan nasional saat ini kian berat. Bahkan sejumlah maskapai mulai merumahkan para pegawainya.

Hal tersebut terjadi lantaran sejak Januari-Maret ada penurunan jumlah penumpang yang signifikan.

Sekjen Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Bayu Sutanto mengungkapkan, sejak awal Maret sudah terjadi penurunan jumlah penumpang hingga turun drastis dan bahkan di akhir Maret kemarin turun lebih drastis lagi.

Menurutnya, ini karena banyak aturan pembatasan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk tidak bepergian. Sehingga tidak ada demand atau permintaan untuk orang bepergian, terutama di April ini.

Baca juga: Dampak Corona, INACA Apresiasi Insentif untuk Industri Penerbangan

Hal tersebut juga dilakukan sebagai langkah memutus penyebaran pandemi corona (Covid-19).

"Bahkan dari reservation system booking beberapa maskapai kita di bulan April sampai tidak ada orang yang pesan tiket atau beli tiket. Karena adanya banyak pembatasan tersebut," ujar Bayu sebagaimana dikutip dari Kontan.co.id, Selasa (7/4/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bayu juga mengaku belum mempunyai data rinci mengenai kerugian maskapai. Yang jelas dia memastikan kerugian yang harus ditanggung besar sekali jumlahnya.

Terlebih, menurut Bayu dalam kondisi seperti saat ini, beban pembiayaan maskapai tidak berkurang. "Khususnya biaya tetap, itu harus ditanggung mulai biaya sewa pesawat, bandara dan lain-lain," ungkapnya.

Alhasil, sebagai bentuk efisiensi, maskapai memilih untuk mengurangi biaya pegawai. "Kalau di sisi internal airline, beberapa sudah melakukan perumahan atau unpaid leave, mungkin dengan pemotongan gaji biasanya yang terjadi awal-awal," katanya.

Ia menuturkan, pemotongan gaji itu baru langkah awal untuk efisiensi. Jika kondisi kian memburuk, tidak menutup kemungkinan adanya PHK besar-besaran.

"Tapi kalau ini masa daruratnya berlarut larut, tentu kemungkinan terjadinya PHK juga bisa terjadi," pungkasnya.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: INACA: Maskapai penerbangan mulai merumahkan karyawan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.