Tahir Foundation Siapkan 1.000 Bungkus Makanan Per Hari untuk Driver Ojol

Kompas.com - 07/04/2020, 14:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mayapada Group dan Tahir Foundation memberikan bantuan berupa makanan kepada para driver online serta pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) yang terdampak virus Corona (Covid-19).

Pendiri Grup Mayapada Dato Sri Tahir mengatakan bantuan ini diberikan karena profesi-profesi seperti driver ojek online (Ojol), sopir taksi, hingga pelaku UMKM mendapat dampak ekonomi cukup besar dari pandemi ini.

"Jadi setiap hari, dari Senin sampai Jumat kita membagikan makanan 1.000 bungkus. Itu untuk ojek online, sopir taksi, tukang sampah, pokoknya siapa saja boleh makan," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Grup Tahir Batal Beli Saham Perusahaan Benny Tjokro

Lebih lanjut Tahir mengungkapkan, pemberian bantuan makanan di tengah pandemi corona ini akan dilakukan selama satu hingga 3 bulan mendatang. Ia mengatakan hal itu tergantung dari kondisi yang ada di lapangan.

"Jadi ini kita berikan setiap hari selama 1 sampai 3 bulan. Kita inginnya bisa sampai 3 bulan, tapi itu tergantung bagaimana kondisi ke depannya. Itu kita bagi-bagikan di Mayapada Tower," katanya.

Sementara itu Komisaris Mayapada Hendra menambahkan, bantuan makanan yang dibagikan dipesan langsung oleh pelaku UMKM. Karena itu, kata dia, pelaku UMKM juga ikut terbantu dengan adanya bantuan ini.

"Jadi kita memesan makanan ini kepada UMKM yang ada. Itu kita pesan 1 porsi harganya Rp 15.000 sampai dengan Rp 20.000. Kita nggak ada tawar, jadi sekalian membantu UMKM juga untuk mendapat pesananan," jelasnya.

Ia menambahkan, pemberian bantuan ini dilakukan mulai pukul 10.00 WIB di Mayapada Tower. Saat ini, pihaknya juga sedang mencari titik-titik lokasi lain untuk bisa menyalurkan bantuan serupa.

"Kita lagi lihat titik mana lagi, dan sangat tergantung UMKM-nya yang bisa supply. Kita sekali jalan UMKM kena, kita bantu mereka. Terus ya ini, teman-teman dari ojol, sopir taksi, pembersih jalan, pedagang asongan, semua kita kasih. Dan kita juga menerapkan social distancing saat membagikan bantuan ini, jadi dijarak 1 meter," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Earn Smart
Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Spend Smart
Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Whats New
Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Whats New
Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Rilis
Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Whats New
Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Whats New
Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Whats New
Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Whats New
Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Whats New
Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Whats New
Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Whats New
Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Whats New
BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

Whats New
PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.