Pandemi Corona, Begini Cara Pemulihan Ekonomi Nasional

Kompas.com - 07/04/2020, 18:19 WIB
Warga mengenakan masker untuk menjaga diri dari risiko terpapar virus corona, awal Februari 2020. ShutterstockWarga mengenakan masker untuk menjaga diri dari risiko terpapar virus corona, awal Februari 2020.

KOMPAS.com - Pandemi corona yang ikut melanda Indonesia sudah barang tentu memperlemah kondisi perekonomian Indonesia.

Guru Besar Fakultas Ekonomi Manajemen Institut Pertanian Bogor (FEM IPB) Prof. Dr. Didin S. Damanhuri berpandangan, pandemi membuat pemerintah harus melindungi seluruh sektor ekonomi nasional.

Menurut dia, perlambatan ekonomi sebagai imbas pandemi Covid-19 bisa memunculkan kemiskinan.

Bahkan, dalam pandangan Didin, Indonesia bisa mengalami pertambahan angka penduduk miskin mencapai 130 juta jiwa dari total jumlah penduduk akibat corona.

Sebelumnya, Ketua Komisi XI DPR RI, Dito Ganundito, mengatakan pandemi Covid-19 berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang mengalami perlambatan dan penurunan penerimaan negara, peningkatan belanja negara, nilai tukar rupiah, dan industri jasa keuangan sehingga.

PSBB

Didin mengatakan, saat ini memang pemerintah tengah menjalankan kebijakan-kebijakan ekonomi untuk menghadapi pandemi corona.

Salah satu yang menjadi pusat perhatian adalah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pada Selasa (7/4/2020) sudah menerapkan PSBB untuk memutus mata rantai persebaran corona, sekaligus menjaga agar ritme kehidupan perekonomian tetap berjalan.

Baca juga: PSBB di Jakarta, Ini Sektor Pekerjaan yang Tetap Beroperasi

Menurut Didin, yang juga penting diperhatikan adalah efektivitas penggunaan dan penyerapan dana dalam rangka PSBB sebesar Rp 70 triliun.

"Kita awasi apakah dana itu tepat sasaran dan tidak bocor," katanya dalam keterangan resmi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X