Kompas.com - 08/04/2020, 08:30 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/4/2020) turun tipis 0,6 persen, hari ini Rabu (8/4/2020) IHSG diproyeksikan bakal melanjutkan penurunannya.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan penurunan IHSG hari ini, selain akibat jumlah kasus virus corona di Indonesia yang masih tinggi, pelemahan juga terdorong oleh indeks saham Wall Street yang jeblok pada penutupan kemarin.

“Kami sih lihat indeks agak konsolidasi melemah, selain karena kasus di Indonesia yang masih cukup tinggi, kalau kita perhatikan kasus corona di AS mulai kembali meningkat,” ungkap Hans kepada Kompas.com.

Baca juga: OJK Sebut Pasar Modal Mulai Pulih

Ia juga mengatakan, kemarin indeks AS sempat naik cukup tinggi karena pasar mulai merespon kasus pandemi virus corona yang mulai turun. Namun dengan bertambahnya jumlah kasus membuat indeks pasar merespon negatif dan mendorong indeks Dow Jones kembali turun.

Indeks Dow Future terpantau jeblok dengan penurunan 147 poin atau 0,68 persen. Demikian juga dengan S&P yang turun 0,16 persen disusul oleh indeks Nasdaq yang juga turun 0,33 persen.

Namun demikian indeks bursa di Eropa terpantau menghijau setelah FTSE ditutup menguat 122 poin atau 2,19 persen disusul oleh Xetra Dax yang juga naik 281,5 poin atau 2,8 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Di eropa pasar menguat karena 4 negara besar kontributor tertinggi virus corona menunjukkan 2 tanda-tanda pengurangan kasus,” ungkapnya.

Baca juga: Kini, Nasib THR Menteri hingga Anggota DPR Ada di Tangan Jokowi

Hans mengatakan, selain jumlah korban meninggal yang berturun, jumlah masyarakat yang terjangkit Covid-19 di Eropa juga berkurang.

“Tampaknya di Eropa kasus corona sudah mulai mencapai puncak dan sudah dan berangsur turun, tapi belum tau sampai kapan,” kata dia.

Hans memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak pada level support 4.721 sampai dengan level 4.623, resisten pada level 4.975 sampai dengan level 5.040.

Baca juga: Ini Sanksi untuk Perusahaan yang Tidak Bayar THR Karyawan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.