IHSG Diproyeksikan Bakal Rebound Terbatas Hari Ini

Kompas.com - 09/04/2020, 08:49 WIB
Ilustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah kemarin Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) terkoreksi cukup dalam yakni 3,18 persen kemarin, hari ini Kamis (9/4/2020) IHSG diproyeksikan bakal menguat terbatas.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan penguatan ini terdorong indeks saham, Wall Street yang menguat sampai dengan 779 poin pada penutupan perdagangan kemarin.

“Indeks akan reborn terbatas, faktor utamanya adalah kita lihat pasar kemarin itu agak turun kebanyakan, jadi menurut kita indeks akan rebound. Apalagi Wall Street juga menguat lebih dari 700 poin,” ungkap Hans kepada Kompas.com.

Baca juga: Hingga Penutupan Perdagangan, IHSG Betah di Zona Merah

Bursa saham AS terpantau menguat cukup tinggi dimana indeks Dow Jones terpantau naik 779,69 poin atau 3,4 persen, sementara indeks S&P 500 juga naik 90,57 poin (3,4 persen) dan Nasdaq juga terpantau naik 203,64 poin (2,58 persen).

Hans menilai kenaikan indeks Wall Street terdorong oleh mundurnya kandidat calon presiden AS Bernie Sanders. Hal ini membuka peluan Joe Biden untuk maju menantang Donald Trump dalam pemilihan presiden di AS periode selanjutnya.

Sanders dinilai memiliki sikap tegas dimana ia berencana melakukan kenaikan tariff pajak jika terpilih. Mundurnya Sanders menjadi sentiment positif indeks Wall Street bergerak positif kemarin.

“Penguatan Wall Street harus kita cermati, ini agak beda karena salah satu kandidat (pemilihan Presiden AS) Barnie Sanders mengundurkan diiri dan menyisakan Joe Biden yang dikenal pro pasar, jadi mundurnya Sanders ini menyebabkan Wall Street bergerak naik naik,” jelasnya.

Sentimen positif menguatknya indeks Wall Street adalah pemberlakuan kebijakan lockdown di AS terutama di New York.

Sementara itu, indeks saham Eropa juga terpatau merah dengan pelemaha indeks FTSE sebesar 0,47 persen dan pelemahan indeks Xetra Dax sebesar 0,23 persen.

Hal ini karena jumlah kasus virus corona bertambah, seperti dikutip dari Worldometers per hari ini jumlah kasus di Spanyol mencapai 148.210 kasus, di Italia 139.422 kasus dan Prancis 112.950 kasus

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X