BUMN Dirikan Perusahaan Patungan dengan BUMDes Rembang, Apa Tujuannya?

Kompas.com - 09/04/2020, 17:05 WIB
 Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/12/2019 KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/12/2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendirikan perusahaan patungan dengan Pemerintah Daerah Rembang, Jawa Tengah.

Perusahaan patungan itu didirikan oleh PT Semen Gresik dengan enam BUMDes Rembang. Komposisi kepemilikam saham dalam perusahaan patungan ini adalah 52 persen saham dimiliki oleh Semen Gresik dan 48 persen saham dimiliki oleh PT BUMDes secara bersama-sama.

“Model kolaborasi yang baik antara BUMN dengan masyarakat sekitar merupakan win-win solution dan menciptakan ekosistem bisnis yang sehat,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/4/2020).

Baca juga: Gara-cara Corona, Traveloka PHK 100 Karyawan?

Erick menambahkan, dengan berdirinya perusahaan patungan tersebut, BUMN dapat beroperasi dengan dukungan potensi masyarakat. Sebaliknya, masyarakat juga mendapat manfaat dari kehadiran BUMN untuk peningkatan kesejahteraan dan kemandirian mereka.

“Community Development model baru ini lebih sustainable dan dapat menjadi percontohan bagi BUMN lain,” kata Erick.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan, pendirian perusahaan patungan ini adalah bagian dari rencana pemberdayaan masyarakat di sekitar Pabrik Rembang. Hal ini sejalan dengan program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pedesaan.

Baca juga: Belanja di Hypermart via WhatsApp, Jarak 10 Km Pun Tak Masalah

Sedangkan Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso menjelaskan, pengembangan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) di sekitar Pabrik Rembang merupakan wujud komitmen perusahaan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan potensi desa.

“Berkat dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Rembang, Pemerintah Desa, serta masyarakat sekitar, kegiatan operasional pabrik Rembang dapat berjalan dengan baik sehingga volume produksi terus meningkat,” kata Hendi.

Perjanjian kerjasama pendirian perusahaan patungan ditandatangani oleh Direktur Utama Semen Gresik, Muhammad Saifudin dengan masing-masing Direktur Utama PT BUMDes di Rembang pada hari Kamis (9/4/2020).

Baca juga: Pandemi Corona, 72.000 Hand Sanitizer Ludes Terjual dalam 42 Menit

Penandatanganan juga dihadiri oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz dan disaksikan melalui video conference oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo, dan Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso.

Pendirian perusahaan patungan bertujuan untuk mengoptimalkan upaya peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di sekitar Pabrik Rembang, yang mencakup pembangunan ekonomi desa, peningkatan pendidikan dan pengembangan infrastruktur.

Baca juga: Ini 10 Anak Muda Terkaya di Dunia, Usia Belum Genap 30 Tahun

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X