Wabah Corona Gerogoti Industri Kecil dan Menengah

Kompas.com - 09/04/2020, 17:55 WIB
Perajin menyelesaikan pembuatan patung kuningan di sentra industri kecil cor logam di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (18/4/2013). KOMPAS/IWAN SETIYAWANPerajin menyelesaikan pembuatan patung kuningan di sentra industri kecil cor logam di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (18/4/2013).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih menyebut ada dua Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang terpengaruh karena wabah virus corona.

"Kami meninjau dampak yang dirasakan oleh IKM di tiga daerah, yaitu di IKM Logam dan Komponen Otomotif Tegal, IKM di Kabupaten Sukabumi dan IKM di Kabupaten Bandung," katanya melalui keterangan tertulis, Kamis (9/4/2020).

Kementerian Perindustrian mencatat ada 16 IKM di Tegal yang terkena dampak dari mewabahnya virus corona (Covid-19) sejak awal Maret 2020. IKM tersebut memproduksi berbagai produk berbahan dasar logam, diantaranya komponen kendaraan roda dua dan empat, komponen kapal, komponen pertanian, kompor, hingga komponen alat berat.

Baca juga: Imbas Virus Corona, 11 Bandara Ini Persingkat Jam Operasional

Kapasitas produksi dari sebagian besar IKM di Tegal mengalami penurunan saat terjadinya pandemi Covid-19. Adapun tiga dari ke-16 IKM itu telah merumahkan pegawainya akibat dampak yang diderita.

Namun, sebagian besar IKM lainnya tetap mempertahankan jumlah pegawai dan mengubah jam kerja menjadi masuk bergilir.

Kemenperin juga memonitor dampak virus corona terhadap 209 IKM yang berlokasi di Kabupaten Sukabumi. Terdiri dari industri pengecoran logam yang memproduksi komponen otomotif, komponen alat kesehatan, komponen telekominukasi, dan komponen instalasi listrik.

Baca juga: Gratis Rapid Test Covid-19 dari Halodoc dan Gojek, Ini Caranya

Selain itu ada juga industri permesinan yang memproduksi alat dan mesin pertanian serta mesin Teknologi Tepat Guna (TTG).

“Ada pula industri pengelasan logam yang memproduksi pagar, teralis, kanopi, serta industri penempaan atau pandai besi yang memproduksi perkakas pertanian dan perkakas rumah tangga,” kata dia.

Baca juga: Gara-cara Corona, Traveloka PHK 100 Karyawan?

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X