Pelindo Siap “Sulap” Terminal Penumpang Jadi RS Khusus Corona

Kompas.com - 09/04/2020, 18:23 WIB
Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool/aww. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak APetugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelindo III (Persero) mengaku siap mengubah terminal penumpang kapal laut di wilayah timur Indonesia yang dikelolanya untuk dijadikan rumah sakit khusus pasien Covid-19.

Direktur Utama Pelindo III Doso Agung mengatakan, kondisi penyebaran Covid-19 di Indonesia sudah cukup mengkhawatirkan.

Atas dasar itu, pihaknya terpanggil untuk memberikan kontribusi nyata bagi setiap warga.

Baca juga: Semoga Semua Rumah Sakit Mau Bahu-membahu Tangani Kasus Corona...

“Pelindo III berharap berbagai macam bantuan termasuk jika diperlukan mengubah Terminal penumpang menjadi rumah sakit khusus untuk menangani pasien COVID-19, dan semoga apa yang dilakukan ini bisa membantu menanggulangi penyebaran virus Covid-19 di Indonesia,” ujar Doso dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/4/2020).

Selain itu, lanjut Doso, pihaknya juga telah bekerjasama dengan sebuah hotel di Surabaya untuk menyediakan tempat tinggal bagi para tenaga medis.

“Selain itu, di Surabaya kami bekerja sama dengan sebuah hotel untuk memberikan fasilitas kamar beserta semua akomodasinya gratis bagi dokter dan petugas medis yang ditolak oleh warga sekitar kostnya untuk tinggal maupun menjalani masa karantinanya di sana,” kata Doso.

Pelindo III, kata Doso, bersama BUMN lain dan swasta juga telah mendonasikan lebih dari Rp 27 miliar dalam rangka penanganan Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Masalah Terbesar di Semua Rumah Sakit Seluruh Dunia Sama, Bagaimana Mengatasinya?

Dana tersebut digunakan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis, pembangunan ruangan rehabilitasi ruangan isolasi di rumah sakit rujukan, pembentukan satgas Covid-19 di Provinsi Bali, pengadaan alat rapid test, bantuan sarana cuci tangan di tempat umum, masker, hingga cairan sanitasi tangan.

“Komitmen kami tidak hanya cukup pada upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia, terutama di lingkungan kerja. Di tengah pandemi Covid-19 ini, kami menjamin kelancaran logistik selama 24 jam 7 hari penuh sesuai tugas kami,” ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X