PSBB Berlaku, Blue Bird Batasi Kapasitas Penumpang Hanya 50 Persen

Kompas.com - 09/04/2020, 19:34 WIB
PT Blue Bird Tbk (BIRD) memperkenalkan armada taksi mobil listrik yang diberi nama e-Taxi. Ini merupakan salah satu inovasi yang digagas Blue Bird untuk membirukan langit Indonesia. Dok. ShutterstockPT Blue Bird Tbk (BIRD) memperkenalkan armada taksi mobil listrik yang diberi nama e-Taxi. Ini merupakan salah satu inovasi yang digagas Blue Bird untuk membirukan langit Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sehubungan dengan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) mulai 10 April hingga 24 April 2020, PT Blue Bird Tbk (BIRD) siap mengikuti aturan PSBB di wilayah DKI Jakarta.

Direktur Blue Bird Adrianto Djokosoetono mengungkapkan, taksi milik BIRD pun sudah membatasi kapasitas penumpang hanya 50 persen.

Pihaknya juga mematuhi aturan yang dibuat oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait PSBB di tengah pandemi virus corona ini.

Baca juga: Jauhi Zona Nyaman, Rajin Berinovasi Bikin Blue Bird Terus Bertahan

"Kami sosialisasikan dan telah mematuhi aturannya. Saat ini, sebagian armada juga menggunakan kendaraan MPV seperti Avanza untuk layanan Blue bird dan Alphard untuk layanan Silver bird," ujar Ardianto kepada Kontan.co.id, Kamis (9/4/2020).

Menurutnya, kedua jenis layanan ini berkapasitas 7 penumpang dan saat ini maksimal menjadi 3 penumpang tambah 1 pengemudi.

Dengan adanya pembatasan sosial ini, Blue Bird sudah membuat protokol bahwa pengangkutan penumpang harus 50 persen dari kapasitasnya.

Armada taksi yang digunakan BIRD terdapat dua jenis kapasitas, yakni armada berkapasitas 4 orang dan 7 orang.

"Khusus armada yang berkapasitas 4 orang seperti mobil sedan, lanjutnya, saat ini hanya boleh mengangkut maksimal 2 orang penumpang, sementara armada berkapasitas 7 orang hanya boleh mengangkut 3 orang," jelasnya.

Baca juga: Antisipasi Virus Corona, Blue Bird Lakukan Langkah Ini

Selain itu, menurut Ardianto, dampak penurunan penumpang dengan diberlakukannya PSBB ini tentunya menjadi hal yang tidak bisa dihindari, bahkan penurunan terjadi sejak adanya pandemi corona.

Ia mengaku, aktivitas pembersihan kendaraan ini dapat dilakukan intensif karena semua armada BIRD setiap saat dapat ke pool terdekat untuk melakukan disinfeksi.

Selain itu mengacu pada sosialisasi dan aturan yang diberlakukan, Blue Bird tetap melayani kebutuhan mobilitas orang dengan melengkapi APD seperti masker dan hand sanitizer di dalam kendaraan selain dilakukan pembersihan kendaraan secara khusus dengan disinfektan. (Selvi Mayasari)

 

Berita ini telah ditayangkan di Kontan.co.id dengan judul: PSBB berlaku, Blue Bird (BIRD) batasi kapasitas penumpang hanya 50%

 



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Bekerja Nyaman dan Bahagia? Pilih Perusahaan seperti Ini

Ingin Bekerja Nyaman dan Bahagia? Pilih Perusahaan seperti Ini

Work Smart
Pemerintah Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Program 1 Juta Rumah

Pemerintah Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Program 1 Juta Rumah

Whats New
Pertamina Beri Pinjaman Modal ke Pelaku Usaha yang Tak Lagi Gunakan Elpiji 3 Kg

Pertamina Beri Pinjaman Modal ke Pelaku Usaha yang Tak Lagi Gunakan Elpiji 3 Kg

Whats New
Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Spend Smart
Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X