Jazak Yus Afriansyah
Trainer

Author, Coach, Trainer.

Tetap Produktif Bekerja dari Rumah (Bag 1)

Kompas.com - 11/04/2020, 13:09 WIB
Ilustrasi work from home atau bekerja dari rumah. ShutterstockIlustrasi work from home atau bekerja dari rumah.

Alasan pertama adalah Kendali atas waktu dan jadwal karyawan, alasan ini menjadi dasar mengapa beberapa posisi dan fungsi serta jabatan dalam perusahaan. Diizinkan untuk melakukan tugasnya dari rumah, meskipun dalam kondisi normal.

Hal ini karena kendali atas waktu dan jadwal tersebut diperlukan untuk mendukung performa karyawan.

Umumnya untuk alasan pertama ini bekerja dari rumah diberikan kepada mereka yang membutuhkan kondisi yang luwes tanpa batasan waktu yang mendesak. Misalnya pekerjaan yang berkaitan dengan ide dan kreatifitas, pekerjaan yang membutuhkan ketelitian yang tinggi, maka bekerja dari rumah akan sangat mendukung karyawan dan perusahaan akan diuntungkan dengan kinerja yang prima.

Baca juga: Di Jakarta, 3.290 Perusahaan Sudah Terapkan WFH

Alasan kedua adalah tidak ada lagi komuter atau pergerakan akibat kondisi yang darurat. Inilah alasan yang relevan dengan kondisi saat ini, dimana pemerintah menggulirkan regulasi yang “memaksa” perusahaan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah, meskipun sebenarnya ada beberapa pekerjaan yang tidak cocok dikerjakan di rumah.

Namun karena kondisi darurat, ini adalah suatu keharusan dan perusahaan beserta karyawannya wajib segera melakukan adaptasi agar kondisi cepat teratasi. Yaitu operasional perusahaan masih bisa berlnajut meskipun kantor kosong karena semua karyawan bekerja dari rumah.

Alasan ketiga adalah Kendali atas “Passion” dan Penghasilan, alasan ini sebenarnya kurang relevan untuk perusahaan, karena umumnya mereka yang bekerja dari rumah karena ingin menjalankan passion-nya dan memiliki jangkauan penghasilan yang luwes adalah mereka yang bekerja sebagai professional atau self employed, seperti freelancer, konsultan, trainer, penulis buku dan lain sebagainya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alasan keempat yaitu meningkatkan atau memulihkan kesehatan karyawan, bekerja dari rumah jelas akan sangat menghemat waktu karyawan ketika berangkat menuju kantor dan pulang, bukan hanya waktu yang dihemat namun juga tenaga dan emosi bisa dijaga.

Kita ketahui bagi karyawan yang memiliki rumah di kawasan penyangga Jakarta seperti, Bekasi, Depok, Bogor dan Tangerang rata-rata diperlukan waktu 1-2 jam menuju kantor, dan 1-2 jam pulang dari kantor, sehingga dalam sehari 3-4 jam terbuang di jalan.

Bagi karyawan yang mengalami gangguan kesehatan yang kronis, namun keahlian dan kinerjanya masih dibutuhkan oleh perusahaan, maka bekerja dari rumah adalah pilihan yang cerdas, karena dengan menghemat waktu dan tenaga sehingga akan memulihkan kesehatannya.

Baca juga: Zoom dan Netflix Banyak Diakses Selama WFH, Sri Mulyani Incar Pajaknya

Alasan kelima bekerja dari rumah adalah Kebijakan Perusahaan berkaitan dengan efisiensi. Inilah sebab bekerja dari rumah yang paling menakutkan bagi karyawan dan paling tidak diinginkan oleh perusahaan, namun demikian pada kondisi tertentu dimana situasi bisnis tidak kondusif dan performa keuangan perusahaan terganggu, pilihan pahit merumahkan karyawan tidak terhindarkan.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.