Pariwisata Terimbas Covid-19, Pengusaha Hotel Dukung Program Kartu Prakerja

Kompas.com - 13/04/2020, 06:16 WIB
Hotel menyalakan lampu kamar berbentuk hati dalam aksi Love Light Heart di Hotel JHL Solitaire, Gading Serpong, Tangerang, Banten, Selasa (7/4/2020). Aksi tersebut sebagai bentuk menebar semangat cinta di tengah pandemi COVID-19 dan sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan tenaga medis dan orang-orang di garis terdepan dalam penanganan COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGHotel menyalakan lampu kamar berbentuk hati dalam aksi Love Light Heart di Hotel JHL Solitaire, Gading Serpong, Tangerang, Banten, Selasa (7/4/2020). Aksi tersebut sebagai bentuk menebar semangat cinta di tengah pandemi COVID-19 dan sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan tenaga medis dan orang-orang di garis terdepan dalam penanganan COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani, menyambut positif peluncuran Kartu Prakerja yang dipercepat.

Pemerintah telah meluncurkan Kartu Prakerja karena kondisi perekonomian nasional terdampak wabah Covid-19.

Program Kartu Prakerja menjadi salah satu stimulus untuk mengantisipasi para pekerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19.

“Di tengah situasi perekonomian seperti saat ini, apapun atau semua bentuk stimulus yang diberikan oleh pemerintah sangat menolong sekali bagi para pekerja, terutama yang terkena PHK. Termasuk Kartu Prakerja ini yang paling membantu,” kata Hariyadi dalam pernyataan tertulis, Senin (13/4/2020).

Bantuan tunai

Ia mengatakan, para pekerja yang terdampak wabah Covid-19 sangat mengharapkan bantuan.

“Terutama bagi banyak pekerja di sektor pariwisata yang terpaksa terkena dampaknya secara langsung, nilai uang tersebut sangat berarti buat mereka,” ujar dia.

Namun demikian, bentuk bantuan yang diberikan lewat Kartu Prakerja dinilai kurang sesuai dengan kebutuhan pekerja yang terimbas pandemi virus corona.

Sebagai informasi, pemerintah memberikan bantuan uang tunai serta pelatihan lewat program Kartu Prakerja senilai Rp 3.550.000.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (3/2/2020).KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARI Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (3/2/2020).
Hariyadi berpendapat, program pelatihan kurang efektif dilakukan di tengah pemberlakuan physical distancing.

 

“Kalau saya lebih mengusulkan berikan saja uang bantuan tunai saja. Pasalnya dalam kondisi saat ini pemberian untuk dana pelatihan juga tak bisa berjalan baik, karena situasi tidak memungkinkan untuk melakukan pelatihan,” ucapnya.

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X