Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Investasi Emas Antam, Berapa Labanya?

Kompas.com - 13/04/2020, 11:32 WIB
Yoga Sukmana

Editor

Sumber

Siapa saja memang perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.

Dengan selisih harga jual dan harga buyback setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang.

Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.

Baca juga: Tidak Bekerja akibat Pandemi Corona? Begini Caranya Tetap Sibuk dan Produktif

Nah, berikut ini kalkulasi potensi untung/rugi saat ini bagi para investor emas pada beberapa kurun waktu.

  • Membeli emas pada 04 April 2020 (Rp 934.000 per gram) = -9,42 persen (rugi)
  • Membeli emas pada 11 Maret 2020 (Rp 839.000 per gram) = 0,83 persen (untung)
  • Membeli emas pada 11 Januari 2020 (Rp 780.000 per gram) = 8,46 persen (untung)
  • Membeli emas pada 11 Oktober 2019 (Rp 758.000 per gram) = 11,61 persen (untung)
  • Membeli emas pada 11 Juli 2019 (Rp 711.000 per gram) = 18,99 persem (untung)
  • Membeli emas pada 11 April 2019 (Rp 664.500 per gram) = 27,31 persen(untung)
  • Membeli emas pada 11 Januari 2019 (Rp 660.000 per gram) = 28,18 persen (untung)
  • Membeli emas pada 11 Oktober 2018 (Rp 615.086 per gram) = 37,54 persen (untung)
  • Membeli emas pada 11 Juli 2018 (Rp 609.032 per gram) = 38,91 persen (untung)

Kalkulasi di atas belum memperhitungkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan biaya materai Rp 6.000. (Hasbi Maulana)

Baca juga: Bos AirAsia Tak Terima Bayaran, Gaji Karyawan Dipangkas hingga 75 Persen

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Harga emas Antam kian dekat Rp 1 juta per gram, berapa laba sebulan?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com