24 Petugas KM Lambelu Terpapar Covid-19, Ini yang Dilakukan Pelni

Kompas.com - 13/04/2020, 12:06 WIB
Foto : KM Lambelu saat belum diizinkan bersandar. KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : KM Lambelu saat belum diizinkan bersandar.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia/ Pelni (Persero) melakukan karantina pada KM Lambelu usai 24 petugas kapal dinyatakan terpapar Covid-19 tanpa gejala.

Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut upaya pemberlakuan portstay kapal di Pelabuhan Makassar usai dilakukan pemeriksaan terhadap 42 petugas kapal.

Kepala Kesekretariatan Pelni, Yahya Kuncoro mengatakan, para petugas kapal memiliki potensi besar terpapar viruc corona karena cukup sering melakukan interaksi. Namun saat ini seluruh petugas kapal yang telah menjalani pemeriksaan menjalani isolasi secara mandiri di atas kapal dengan jarak 2 mil dari darat.

Baca juga: Jemput Penumpang asal Nagekeo di KM Lambelu, Bupati: Tentu dengan Protokol Covid-19

Para petugas kapal juga diawasi ketat oleh manajemen, otoritas pelabuhan, serta Kantor Kesehatan Pelabuhan di Makassar.

“Mengingat para petugas kapal bertugas untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat, mereka selalu bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang. Ada kemungkinan para petugas terjangkit dari pembawa virus (carrier) karena petugas selalu berada di atas kapal," kata Yahya melalui siaran resmi, Senin (13/4/2020).

Sebelumnya, dalam menghadapi pandemi Covid-19 seluruh petugas kapal telah diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjalankan seluruh SOP Kesehatan sesuai dengan arahan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait penanganan COVID-19.

Manajemen juga telah melengkapi seluruh petugas kapal dengan APD serta membekali multivitamin sebagai upaya dalam meningkatkan imunitas para ABK. Menyikapi kejadian ini, Yahya menjelaskan, manajemen memberikan batasan ruang gerak bagi para penumpang.

"Demi keamanan dan kenyamanan bersama serta guna meminimalisir interaksi antara petugas dengan penumpang, maka manajemen akan menerapkan kebijakan bagi penumpang untuk diberikan akses pada deck tertentu saja," tambahnya.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona di Kapal, Ini yang Dilakukan Pelni

Yahya menegaskan kepada seluruh otoritas di pelabuhan untuk menerapkan protokol penanganan Covid-19 sesuai arahan Pemerintah. Hal ini penting untuk meredam jumlah penyebaran kasus akibat wabah virus corona.

"Kami mengharap kerjasama berbagai pihak untuk meningkatkan pengawasan terhadap penumpang. Dimulai dari screening masuknya penumpang di terminal pelabuhan sampai dengan dermaga sebagai awal dari upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di atas kapal," jelasnya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X