Siang Ini, IHSG Betah di Zona Merah, Rupiah Justru Menguat

Kompas.com - 13/04/2020, 12:12 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi IHSG
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (13/4/2020), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah, namun rupiah malah menguat.

Kurs referensi di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) juga menguat 2,47 persen menjadi Rp 15.840 per dollar AS dibandingkan sebelumnya, yakni Rp 16.241 per dollar AS.

Berdasarkan data Bloomberg posisi rupiah pukul 11.00 WIB terpantau menguat 80 poin (0,5 persen) pada level Rp 15.800 per dollar AS dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 15.880 per dollar AS.

Baca juga: 24 Petugas KM Lambelu Terpapar Covid-19, Ini yang Dilakukan Pelni

Sementara itu dari data RTI, pada pukul 11.30 WIB, IHSG berada pada level 4.617,47 atau turun 0,68 persen (31,6 poin) dibanding penutupan sebelumnya 4.649,07.

Sebanyak 181 saham melaju di zona hijau dan 198 saham merah. Sedangkan 136 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 3,1 triliun dengan volume 4,4 miliar saham. IHSG sempat menyentuh titik tertinggi pada level 4.659,03 dan titik terendah pada level 4.591,7.

Beberapa saham Asia berada di zona merah, seperti Nikkei turun 1,8 persen, Strait Times turun 0,1 persen, Indeks Komposit Shanghai yang juga turun 0,33 persen dan Indeks saham ungulan LQ45 turun 0,96 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jokowi Pangkas 94 Persen Anggaran Kemenristek untuk Penanganan Covid-19

Hingga siang ini terpantau indeks perbankan seluruhnya berada pada zona merah, sementara sektor consumer, konstruksi, properti dan resources masih fluktuatif.

Siang ini, beberapa emiten yang masuk dalam top gainers antara lain, saham Adhi Karya (ADHI) yang naik 5,9 persen, saham PT PP (Persero) (PTPP) yang juga naik 5,7 persen, Jasa Marga (JSMR) yang naik 3,87 persen, Waskita Beton (WSBP) yang juga naik 3,8 persen demikian juga dengan Waskita Karya (WSKT) yang naik 3,2 persen

Sementara itu, emiten yang masuk pada level top loosers antara lain Bank BTPN Syariah (BTPS) dengan penurunan 6,8 persen, Matahari Departemen Store (LPPF) dengan penurunan 5,6 persen, Elnusa (ELSA) dengan penurunan 4,42 persen, Astra Internasional (ASII) dengan penurunan 3,91 persen dan Japfa Tbk (JPFA) dengan penurunan 3,2 persen.

Baca juga: Balada Pemangkas Rambut Asgar di Tengah Pandemi Corona...



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.