OPEC+ Sepakat Pangkas Produksi, Ini Proyeksi Harga Minyak Dunia

Kompas.com - 13/04/2020, 13:20 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Organisasi negara pengekspor minyak (OPEC) bersama negara mitra atau OPEC+ sepakat untuk memangkas produksi minyak hingga 9,7 juta barel per hari mulai Mei hingga Juni 2020.

Dalam jangka panjang, keputusan tersebut diproyeksi mampu meningkatkan harga minyak dunia setelah sempat terkoreksi hingga 40 persen sepanjang Maret 2020.

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan memproyeksikan, harga minyak dunia akan berada di kisaran 40 - 45 dollar AS per barel pada akhir tahun ini.

Namun, hal tersebut baru akan dapat terealisasi apabila kesepakatan pemangkasan produksi minyak pada Juli hingga Desember 2020 tetap dilaksanakan.

Baca juga: Produksi AS Melemah, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

"Harga minyak dapat kembali normal, dengan asumsi dimana tahapan untuk memotong produksi Juli-Desember 2020 pemangkasan sebanyak 7.7 juta barel minyak per hari tetap dilakukan," tuturnya kepada Kompas.com, Senin (13/4/2020).

Kendati demikian, Mamit mengakui, jumlah pemangkasan tersebut belum sesuai dengan keinginan pelaku pasar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasalnya, permintaan terhadap minyak dunia juga tengah mengalami pelemahan akibat pandemi virus corona yang masih berlangsung.

"Memang pemangkasan ini masih diluar harapan dimana pasar menginginkan paling tidak 12 juta barel per hari agar harga bisa rebound," ujarnya.

Oleh karenanya, meski dari sisi supply berhasil ditekan, namun ia memprediksi permintaan minyak belum akan kembali ke level normal dalam waktu dekat.

"Dengan kondisi hampir semua negara besar mengalami pandemik korona,maka demand tetap akan berkurang meskipun produksi di pangakas 9.7 juga barel per hari," ucapnya.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 18 Tahun

Sebagai informasi, setelah OPEC+ sepakat memangkas produksi, harga minyak dunia langsung menunjukan penguatan.

Harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) naik 7,7 persen menjadi 24,52 dollar AS per barel di perdagangan Asia hari ini, Senin.

Sedangkan minyak mentah Brent, patokan internasional, naik 5,0 persen menjadi 33,08 dollar AS per barel. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.