Corona, Negara-negara Kawasan Asia Selatan Berisiko Catatkan Kinerja Terburuk dalam 40 Tahun

Kompas.com - 13/04/2020, 18:48 WIB
Buruh migran menunggu bus di sebuah terminal angkutan umum selama karantina wilayah (lockdown) di New Delhi, India, Minggu (29/3/2020). Pemerintah India pada 24 Maret lalu mulai memberlakukan lockdown selama 21 hari di seluruh wilayah negara itu dalam upaya mengendalikan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/XINHUA/JAVED DARBuruh migran menunggu bus di sebuah terminal angkutan umum selama karantina wilayah (lockdown) di New Delhi, India, Minggu (29/3/2020). Pemerintah India pada 24 Maret lalu mulai memberlakukan lockdown selama 21 hari di seluruh wilayah negara itu dalam upaya mengendalikan penyebaran COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Negara-negara kawasan Asia Selatan bakal terdampak parah pandemik virus corona (covid-19).

Seperti dilansir dari BBC, Senin (13/4/2020), kawasan Asia Selatan bakal mencatatkan rekor kinerja terburuk selama 40 tahun terakhir akibat virus corona.

Virus corona bakal kian menekan upaya negara-negara kawasan tersebut dalam memerangi kemiskinan dalam beberapa dekade terakhir.

Meski India, Bangladesh, Sri Lanka dan Pakistan mencatatkan kasus konfirmasi virus corona yang relatif kecil, namun banyak ahli mengkhawatirkan negara-negara tersebut bakal menjadi pusat baru persebaran virus yanh telah tersebar ke 193 negara tersebut.

"Asia Selatan mendapati dirinya dalam badai efek buruk. Pariwisata telah mengering, rantai pasokan telah terganggu, permintaan garmen telah runtuh dan sentimen konsumen dan investor telah memburuk," kata laporan Bank Dunia.

Baca juga: Terapkan Lockdown, Angka Pengangguran di India Bisa Tembus 23,4 Persen

Kawasan Asia Selatan merupakan rumah bagi 1,8 miliar penduduk. Beberapa kota di negara-negara kawasan Asia Selatan diketahui memiliki kepadatan penduduk yang tertinggi di dunia.

Bank Dunia pun memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi kawasan tersebut menjadi di ksiaran 1,8 persen hingga 2,8 persen dari yang sebelumnya sebesar 6,3 persen sebelum pandemik virus corona.

Setidaknya, separuh negara di kawasan Asia Selatan bakal jatuh ke dalam jurang resesi yang cukup dalam.

Bank Dunia mencatatatkan, Maldives bakal menjadi negara yang paling terdampak. Pasalnya, negara tersebut mengandalkan pariwisata sebagai motor penggerak perekonomian. Menurut Bank Dunia, Perekonomian Maldives bisa mengalami koreksi hingga 13 persen.

Adapun India, diperkirakan hanya tumbuh 1,5 persen, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya yang sebesar 5 persen.

Bank Dunia pun telah memberi rekomendasi kepada pemerintah di negara-negara tersebut untuk meningkatkan tindakan darurat kesehatan, melindungi masyaraat terutama masyarakat miskin dan rentan, serta membangun skenario untuk pemulihan ekonomi secara cepat.

Bank Dunia pun merekomendasikan pemerintahan negara setempat untuk membentuk program kerja sementara bagi pekerja migran, serta melakukan relaksasi kredit untuk individu maupun perusahaan.

Bank Dunia juga meminta pemerintah untuk memangkas birokrasi pada proses impor dan ekspor komoditas penting.



Sumber BBC
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X