Kemenko Kemaritiman dan Investasi Komentari Penumpang KRL yang Membludak

Kompas.com - 13/04/2020, 19:18 WIB
Kondisi Stasiun Depok yang dipadati penumpang kereta rel listrik (KRL) pada Senin (13/4/2020) pagi DOKUMEN PRIBADI/INSTAGRAMKondisi Stasiun Depok yang dipadati penumpang kereta rel listrik (KRL) pada Senin (13/4/2020) pagi

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi mengatakan, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 harus dipertegas.

PSBB perlu ditegakkan lantaran hari ini terjadi antrean dan kepadatan penumpang yang menggunakan kereta rel listrik (KRL) di sejumlah stasiun lintas Bogor-Jakarta.

"Implementasi PSBB ini perlu ditegaskan kembali," kata Jodi kepada Kompas.com, Senin (13/4/2020).

Baca juga: KCI Operasikan 5 KRL Tambahan Antisipasi Antrean Panjang Penumpang

Kepadatan serta antrean penumpang tersebut disebabkan masih banyaknya perusahaan maupun industri yang belum menerapkan sistem kerja dari rumah (work from home/WFH) atau split tenaga kerja.

Sementara itu, KRL hingga kini masih menjadi pilihan utama para pekerja yang bekerja di Jakarta.

"Akan dievaluasi pelayanan KRL baik untuk sore nanti maupun besok," katanya.

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mulai mengambil langkah antisipasi menyusul terjadinya kepadatan antrean calon penumpang kereta rel listrik (KRL) pada Senin (13/4/2020) pagi.

Baca juga: Cegah Virus Corona, Dilarang Meludah Sembarangan di KRL Commuter Line

Akibat kepadatan antrean tersebut, para calon penumpang tidak menerapkan jaga jarak fisik (phsycal distancing). Padahal hal ini penting untuk pencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

"Untuk antisipasi kepadatan hari ini, PT KCI telah menjalankan lima jadwal kereta tambahan yaitu tiga dari Stasiun Bogor, satu dari Stasiun Bojonggede, dan satu dari Manggarai," kata Manager External Relations PT KCI, Adli Hakim melalui keterangan tertulis.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X