Kompas.com - 13/04/2020, 20:49 WIB
Ilustrasi emas ShuterstockIlustrasi emas

 

“Karena skalanya yang luar biasa ini, ahli ekonomi dari seluruh dunia masih belum dapat memperkirakan secara pasti bagaimana dan kapan pandemik ini akan selesai. Ketidakpastian ini yang masih akan mendorong pelaku pasar untuk bertahan di komoditas emas," terang Denny.

Baca juga: Awal Pekan, Harga Emas Antam Naik Rp 1.000

Adapun dalam konteks Indonesia, harga emas akan sangat dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Denny pun menuturkan, euforia masyarakat tehadap emas terlihat dari melonjaknya jumlah transaksi di dalam platform yang dirintisnya.

“Semenjak awal 2020, kami memang melihat lonjakan permintaan masyarakat untuk membeli emas dan dalam sebulan terakhir ini, sudah ribuan gram Logam Mulia yang ditarik oleh member SehatiGold,” jelasnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X